Sukses

Destinasi Wisata Lebak Banten Masih Ditutup pada Libur Panjang Maulid Nabi

Liputan6.com, Lebak - Siapa yang tak kenal dengan destinasi wisata di Kabupaten Lebak, Banten. Ada Sawarna, Baduy, Pantai Karang Bokor hingga curug atau air terjun yang masih asri.

Namun, untuk musim libur panjang kali ini, tanggal 28-30 Oktober 2020 yang kemudian tersambung dengan akhir pekan 31 Oktober hingga 1 November 2020, lokasi wisata itu masih ditutup. Hal ini lantaran ada perpanjangan PSBB yang diperintahkan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim, hingga satu bulan ke depan.

"Tempat wisata masih ditutup seiring dengan perpanjangan PSBB, sesuai SK dan instruksi gubernur kepada seluruh kabupaten dan kota," kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, melalui pesan elektroniknya, Jumat (23/10/2020).

Iti mengimbau agar selama libur panjang, terutama masyarakat Kabupaten Lebak, menghabiskan waktunya bersama keluarga di rumah dan menggunakan waktunya dengan kegiatan bermanfaat yang bisa meningkatkan imunitas tubuh.

Jikapun harus bepergian keluar rumah, maka disarankan menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker, menjaga jarak hingga rajin mencuci tangan. Kemudian, selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi.

"Intinya tetap jaga protokol kesehatan. Karena pembelajaran sebelumnya, libur panjang menjadi salah satu pemicu orang keluar masuk Lebak, banyak berkumpul menyebabkan trend peningkatan yang terkonfirmasi positif covid-19," terangnya.

Bupati Lebak periode kedua ini juga mengingatkan masyarakat akan bahaya bencana alam yang disebabkan badai La Nina. BMKG sendiri sudah mengingatkan kalau Kabupaten Lebak rawan bencana banjir dan longsor.

Sehingga wisatawan bisa memikirkan kembali rencana liburan mereka, baik keluar atau masuk Lebak.

"Waspada cuaca ekstrem curah hujan tinggi, yang menyebabkan kebencaanaan. Berdasarkan keterangan BMKG, La Nina diikuti dengan hujan angin," jelasnya.

Sepinya kunjungan wisatawan selama massa pandemi covid-19 ke Kabupaten Pandeglang disampaikan oleh pengelola Karang Sari, sebuah pantai di daerah Carita, yang terkenal dengan keindahan dan kejernihan air lautnya.

Mereka berharap pandemi Covid-19 dapat segera ditangani oleh pemerintah, agar industri dan pelaku wisata dapat kembali beroperasi dengan normal.

"Masih sepi," kata pengelola Pantai Karangsari, Abeng Rohman, melalui pesan elektroniknya, Jumat (23/10/2020).

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini: