Sukses

Sukses Dorong Petani Binaan, BI Panen Raya bawang Putih

Liputan6.com, Denpasar Bank Indonesia mendorong produksi dan ketersediaan pasokan bawang putih melalui pendampingan petani bawang putih. Dengan hadir pada panen perdana di klaster bawang putih KTT Manik Pertiwi Dewa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho mengatakan butuh kerjasama semua pihak agar hasil panen bawang mencukupi pasokan bawang putih untuk masyarakat luas.

“Seperti slogan yang selama ini kita yakini bersama yaitu seken-seken; saje-saje; lan beneh-beneh,” ujarnya.

Dia melanjutkan, Kelompok tani Manik Pertiwi di Desa Wanagiri sebelumnya tidak terlalu minat menanam bawang, disebabkan karena kalah dengan bawang putih impor yang harganya jauh lebih murah. Namun, kini bawang putih menjadi tanaman primadona di wilayah tersebut.

Menurutnya itu terlepas dari sering digalakkannya program swasembada bawang putih oleh pemerintah sejak beberapa tahun terakhir. budidaya tanaman ini menjadi kembali dilirik oleh petani untuk dibudidayakan kembali. Tak terlepas dari upaya Bank Indonesia selama 2 tahun berjalan mendampingi KTT Manik Pertiwi untuk kembali membudidayakan bawang putih.

“Lebih kurang dua tahun lalu, kami, Bank Indonesia, bersama jajaran pemerintah daerah serta stakeholder lainnya berdiri di tempat yang sama untuk melaksanakan seremoni panen bawang putih perdana. Pada waktu itu, hadir pula perwakilan Bank Indonesia Jakarta untuk menyaksikan panen tersebut di lahan demplot seluas 2 hektar. Astungkare, pada saat itu kita berhasil memperoleh hitungan produktivitas demplot sebanyak 7,48 ton per ha, sebuah hasil yang cukup menggembirakan bagi demplot uji coba,” kata Trisno.

“Sebagai wujud perhatian kami lainnya, kami juga akan memberikan dukungan melalui program sosial Bank Indonesia kepada kelompok Manik Pertiwi ini. Satu unit kendaraan roda empat dan hand tracktor,” ucap dia.

Sutrisno melanjutkan, dukungan dari pihaknya dilakukan untuk menunjukkan keseriusan kepada masyarakat kelompok petani jika kegiatan menanam bawang sangat didukung khususnya oleh Bank Indonesia.

“Penguatan jaringan irigasi mengingat wilayah ini berada di daerah yang cukup menantang, rehabilitasi bangunan secretariat dan mesin pengolahan limbah ternak. Semoga bantuan kecil kami dapat mendukung kelompok tani dalam mensukseskan program pengembangan klaster pertanian Bank Indonesia khususnya, dan program pemerintah pada umumnya, demi tercapainya kemandirian/swasembada bawang putih beberapa tahun lagi,” katanya.