Sukses

Segarnya Berbuka dengan 'Aia Aka', Minuman Tradisional dari Ranah Minang

Liputan6.com, Padang - Berbuka puasa tentu sangat nikmat dengan menu yang menyegarkan tenggorokan. Lebih bagus lagi jika sajian yang disantap saat berbuka memiliki khasiat untuk kesehatan, seperti Aia Aka minuman legendaris dari Ranah Minang.

Aia Aka berwarna hijau, teksturnya kenyal seperti agar-agar dan menyegarkan tenggorokan. Tidak hanya itu, sajian Aia Aka dipercaya oleh masyarakat sebagai pereda panas dalam.

Minuman Aia Aka juga dikenal dengan sebutan 'ubek tawa'. Masyarakat Minang percaya, sari pati perasan daun cincau yang mengental punya khasiat positif terhadap kesehatan.

Banyak khasiat Aia Aka yang dipercaya masyarakat Sumbar, di antaranya meredakan panas dalam dan menghilangkan perut kembung.

Rasanya yang menyegarkan dan berkhasiat tentu sangat cocok dijadikan menu berbuka puasa. Tidak hanya itu, tekstur Aia Aka cukup lembut sehingga nyaman di perut.

Aia Aka dibuat dari perasan daun cincau, kemudian didiamkan hingga kental seperti agar-agar, disajikan dengan santan dan gula merah. Selain campuran santan dan gula merah Anda juga bisa memilih penyajiannya dengan air asam.

Tidak terlalu sulit menemukan orang yang menjual minuman ini, terutama di pusat keramaian. Biasanya, penjual menggunakan gerobak dorong.

Salah seorang warga Bukittinggi, Hari (30) mengatakan ia sering membeli Aia Aka untuk meredakan panas dalam.

"Saat cuaca panas, Aia Aka adalah minuman ampuh untuk menawar panas di dalam tubuh, kalau Ramadan seperti sekarang dibeli buat buka puasa," ujarnya.

Segelas Aia Aka dibanderol dengan harga cukup murah, sekitar Rp5.000 per gelas. Jika ingin dicampur telur ayam kampung atau itik, harganya akan naik jadi sekitar Rp8.000.

Di Kota Padang, penjual Aia Aka setiap hari mangkal di jalan Imam Bonjol, dekat halte Trans Metro Padang, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jati, dan beberapa lokasi lainnya.

2 dari 2 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut ini: