Sukses

34 Tenaga Kesehatan Diisolasi, Puskesmas di Kabupaten Paser Tutup

Liputan6.com, Paser - Kasus kontak tenaga medis dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kembali terjadi. Sebanyak 34 tenaga medis di Puskesmas Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur harus dikarantina.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amir Faisol menjelaskan, tenaga medis yang jalani karantina sebelumnya menangani pasien positif. Dari hasil rapid test atau tes cepat, tenaga medis ini dinyatakan reaktif atau positif.

"Para tenaga medis ini sempat melayani seorang pasien yang kemudian terkonfirmasi positif Covid-19. Dari 60 tenaga medis yang jalani rapid test, 34 dinyatakan reaktif," kata Amir, Jumat (1/5/2020).

Amir menjelaskan, pasien dengan kode PSR2 sempat dua kali berobat ke Puskesmas Long Ikis dan dilayani tenaga medis. Pada tanggal 26 dan 29 Maret 2020, pasien berusia 23 tahun itu berobat dengan gejala batuk, demam, dan pilek.

Pada 5 April 2020, karena tak kunjung sembuh, pasien sempat berkunjung ke sebuah klinik. Di klinik ini dokter yang memeriksa melihat ada gejala mirip Covid-19.

"Setelah konsultasi dengan dokter paru, dokter yang memeriksa pasien mencurigai ada indikasi ke arah Covid-19, maka dibuat rujukan ke RSUD Panglima Sebaya," papar Amir.

Puskesmas Long Ikis menutup total pelayanannya sejak 30 Maret 2020 lalu. Seluruh tenaga medis yang reaktif rapid test diisolasi di puskesmas tersebut.

Amir meminta warga untuk berobat ke puskesmas terdekat lainnya. Selama sepekan ke depan, seluruh tenaga medis ini dikarantina sambil menunggu rapid test yang kedua.

<p><strong>**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan <a href="https://www.liputan6.com/donasi/177995/sembuhdaricorona" target="_blank" rel="nofollow">klik tautan ini</a>.</strong></p>

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut