Sukses

Melayang Menikmati Senja di Pantai Modangan Malang yang Eksotis

Liputan6.com, Malang - Gelombang tinggi, ombak besar, sekaligus panorama nan eksotis. Kesan itu kerap melekat di pantai selatan pulau Jawa. Tak bisa dipungkiri, deretan pantai di Malang selatan memiliki citra itu pula.

Meski demikian, gugusan pantai di Malang selatan dikenal memiliki beragam keunikan. Sebagian di antaranya ada yang sudah populer di kalangan para traveler. Ada yang mulai menggeliat untuk kegiatan pariwisata. Namun tidak sedikit juga belum dijamah manusia.

Satu di antara pantai di Malang selatan yang mulai menggeliat untuk kegiatan pariwisata itu adalah Pantai Modangan. Pantai ini masuk wilayah Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo. Berbatasan langsung dengan Pantai Jolosutro, Kabupaten Blitar.

Pantai Modangan menawarkan panorama yang indah. Sejak dua tahun ini, pantai yang masih banyak terdapat hutan lindung ini cukup populer sebagai tujuan wisata. Sekaligus salah satu spot terbaik untuk olahraga paragliding atau paralayang.

"Paralayang jadi ikon wisata di pantai ini, sekaligus pembeda dengan pantai-pantai lainnya yang ada di Malang," kata Kepala Desa Sumberoto, Budi Utomo beberapa saat lalu.

Akses masuk Pantai Modangan melalui Buking Waung. Dari atas bukit ini tampak hamparan laut lepas. Untuk bermain di pantai berpasir putih bersih, masih harus turun ke bawah bukit sejauh 1 kilometer melalui akses jalan selebar 120 sentimeter.

"Kalau naik motor ya bisa langsung turun ke bawah. Tapi ada juga jasa ojek yang siap mengantar pengunjung ke pantai," ujar Budi.

Garis pantai sepanjang 1,3 kilometer dengan hamparan pasir putih nan lembut dan bersih . Bila ingin berenang, pengunjung tetap patut waspada. Sebab Modangan seperti pantai di Malang dan selatan Jawa umumnya berpotensi gelombang tinggi.

2 dari 3 halaman

Spot Paralayang

Pantai Modangan jadi salah satu spot terbaik bermain paralayang. Sejak 2017, sudah berkali – kali digelar kejuaraan tingkat regional sampai nasional. Pantai ini memiliki tipe angin laminer atau kekuatan, arah dan kecepatan anginnya stabil.

"Sebelum resmi dibuka untuk kegiatan paralayang, lebih dulu diuji oleh atlet tingkat nasional. Hasilnya, dinyatakan sangat baik," ujar Budi Utomo.

Titik lepas landas paralayang di Pantai Modangan ada di Bukit Waung berketinggian 210 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bisa landing di bukit itu, bisa pula di mendarat di pantai berpasir putih. Melayang di udara sekaligus menikmati pemandangan alam.

Desa Sumberoto sendiri sudah memiliki 5 atlet lokal yang mengantongi lisensi PL-1 dan lisensi intermediate atau PL-2. Meski demikian, pengelola wisata belum mampu menyediakan paket wisata tandem paralayang di sini.

"Kami belum ada fasilitas parasut, ke depan kami upayakan. Tapi di sini tiap sore ramai dipakai atlet berlatih," tutur Budi.

Salah satu momen terbaik di pantai ini adalah menikmati matahari terbenam. Dari atas bukit melihat para atlet berlatih sekaligus menunggu sang surya tenggelam sepenuhnya di sisi barat salah satu pantai di Malang selatan ini.

3 dari 3 halaman

Rute ke Pantai Modangan

Pantai Modangan adalah satu dari delapan babakan atau pantai yang masuk wilayah Desa Sumberoto, Donomulyo, Kabupaten Malang, dengan luas area seluruh pantai itu lebih dari 150 hektar yang sebagian besar terdapat hutan lindung.

Namun baru Pantai Modangan dengan luas sekitar 74 hektar mulai dikelola untuk kegiatan wisata. Pengelolaannya sudah mengantongi izin kehutanan sosial dari Perhutani selaku otoritas pemangku hutan.

"Sekarang sudah kami ajukan adendum untuk memperluas izin kehutanan sosial. Jadi nanti semua pantai bisa untuk wisata dengan keunikan masing-masing," tutur Budi.

Jarak tempuh dari Kota Malang menuju Pantai Modangan sekitar 70 kilometer atau butuh waktu sekitar 2 jam perjalanan. Tapi anda tidak perlu khawatir, perjalanan akan tetap nyaman lantaran jalan sudah mulus beraspal.

Ada dua rute yang bisa dilalui menuju pantai ini. Yaitu, Kota Malang – Kepanjen – Sumberpucung – Karangkates – Donomulyo. Bisa pula melaju dari Kota Malang – Gondanglegi – Pagak – Donomulyo. Rasa lelah selama perjalanan terbayar begitu tiba.

Pantai di Malang selatan ini terbilang masih sangat bersih dan tenang. Dibuka secara resmi untuk kegiatan pariwisata sejak Maret 2017 silam. Setiap pengunjung dikenakan tiket masuk hanya sebesar Rp 10 ribu.

Di pantai ini ada beberapa gazebo untuk bersantai. Dilengkapi pula dengan fasilitas gardu pandang didesain sebagai titik berswafoto. Serta beberapa warung makan dan minum pengusir lapar dan dahaga bagi yang tidak membawa bekal.

Loading