Sukses

Pagi Menegangkan di Jalur Arung Jeram Poduwoma Bonebol

Liputan6.com, Gorontalo - Bagi Anda pencinta olahraga pemacu adrenalin, wisata River Tubing Poduwoma layak dicoba. Lokasinya berada di Desa Poduwoma, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Gorontalo. Rasakanlah sensasi derasnya aliran Sungai Bone memacu adrenalin.

Iskandar Ilahude (30), seorang pengunjung kepada Liputan6.com, Jumat (27/9/2019) mengatakan, sensasi berarung jeram di tempat ini sungguh luar biasa, apalagi durasinya lumayan lama, yakni sekitar satu jam.

"Sangat bagus, Apalagi merasakan diayun dan dihempas derasnya air sungai," katanya.

Pengelola wisata, Yusuf Punelis mengatakan, jalur River Tubing Poduwoma memiliki panjang kurang lebih 1 kilometer. Secara geografis, Sungai Bone memiliki bebatuan dan aliran yang cukup deras, dengan kedalaman sungai mencapai 4 meter.

Tak perlu jauh-jauh, dari pusat kota untuk mencapai lokasi arung jeram ini hanya memakan waktu sekita 30 menit saja, menggunakan kendaraan roda dua atau empat.

"Selain wisata River Tubing, pengunjung juga bisa menikmati wisata alam di desa tersebut. Ada juga beberapa fauna endemik Sulawesi yang bisa kita temui di sepanjang perjalanan mulai dari burung maleo dan tarsius," ungkap Yusuf.

 

Desa Poduwoma merupakan pintu masuk menuju Hutan Hungayono yang merupakan Hutan Tanaman Nasional Bogani Nani Wartabone. Maka selama perjalanan menuju lokasi River Tubing, anda bisa menikmati pemandangan alam yang asri. Bahkan selama perjalan pun tidak terasa, sebb pengunjung akan disuguhkan udara segar pegunungan yang membuat pengunjung seolah terhipnotis.

Meski baru dibuka oleh masyarakat setempat pada September 2018, wisata River Tubing Poduwoma sudah banyak dikunjungi wisata lokal maupun mancanegara.

"Sudah banyak wisatawan yang dari luar Gorontalo yang datang, bahkan turis manca negara pun juga sudah banyak yang mencoba arung jeram ini," tutur Yusuf.

Pengelola telah menyediakan ban karet sebagai alat River Tubing. Ada juga beberapa alat pengaman lainnya, seperti helm, serta baju pelampung. Untuk menikmati semua fasilitas di wisata itu, pengunjung hanya membayar seikhlasnya.

"Belum ditetapkan biaya masuk karena wisata ini baru dibuka. Dan pengunjung juga akan ditemani oleh beberapa pengelola wisata," terangnya.

Sementa itu, Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengatakan ke depan destinasi wisata baru ini akan dikembangkan dan semua diserahkan kepada masyarakat untuk berkreasi.

"Kita akang dukung, biar masyarakat yang berkreasi, Pemerintah daerah support itu. Nantinya ini akan sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten terkait pariwisata lingkungan yang kita harus jaga agar hal ini menjadi sumber pendapatan warga sekitar," tandasnya.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Menguak Keindahan Pagi Air Terjun Langkuik Tinggi di Malalak Sumbar
Artikel Selanjutnya
Menanti Kabut Pagi Negeri Atas Awan di Puncak Kelapa Dua Bonebol