Sukses

KM Laskar Mina Malahayati Terbakar di Perairan Desa Lampulo Aceh

Liputan6.com, Aceh - Jumat malam, 1 Februari 2019 menjadi malam petaka bagi 'Kucing Beranak' atau nama lain kapal bermotor Laskar Mina Malahayati. Pasalnya, kapal nelayan tersebut tiba-tiba terbakar dan menyebabkan dua orang terluka.

Peristiwa ini terjadi sekira pukul 19.00 WIB di perairan Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Api disinyalir diakibatkan arus pendek atau korsleting yang berasal dari mesin kapal.

Saat itu, kapal yang diperkirakan berukuran 30 gross tonnage (GT) sedang ditambatkan di bekas pelabuhan pelelangan ikan Lampulo. Informasi lain menyebut, kapal ini bernama KM Laskar Bina Bahari, dan sedang dalam perbaikan di bagian mesin.

Terdengar ledakan sebelum kapal tersebut terbakar. Warga sempat melihat dua orang pria berusaha keluar dari kapal dengan tertatih, lalu tak lama berselang seorang diantaranya pingsan.

Setelah mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh terjun ke lokasi. Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (damkar), sekaligus.

Petugas berjibaku memadamkan api dan mengevakuasi korban. Jika dilihat dari keterangan pihak terkait, proses memadamkan api berlangsung hampir setengah jam lamanya.

"Dua orang nelayan atau anak buah kapal mengalami luka bakar. Nahkoda kapal atas nama Sunardi, dan Mualem atau wakil nahkoda atas nama Nazaruddin," sebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ahmad Dadek, kepada Liputan6.com, Jumat malam (1/2/2019).

Dadek menambahkan, petugas dari BPBD Kota Banda Aceh bersama BPBA sudah mendata, baik kerugian dan hal lain yang diperlukan di lokasi. Dadek tidak menerangkan lebih jauh apakah kapal tersebut terbakar saat sedang berlayar atau sudah dalam perjalanan hendak berlabuh ke tambatan setempat.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sadis, Sopir Taksi Online Tewas Dikampak

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Detik-Detik Warga Gagalkan Penculikan Kades oleh 4 Orang Bersenjata Api di Aceh
Artikel Selanjutnya
Banjir Sampai Kebakaran, Aceh Dirundung Bencana Seharian