Sukses

Live Report:PENGUMUMAN KABINET JOKOWI JILID II

Ketika Ular Kobra Berbulan Madu Jadi Hiburan Warga Aceh

Liputan6.com, Aceh - Dua ekor ular kobra yang sedang kawin di sebuah kebun kelapa sawit di Aceh menjadi tontonan warga. Banyak yang mendokumentasikan kedua ular yang tengah berbulan madu itu.

Informasi yang diterima Liputan6.com, ular yang memiliki nama latin Elapidae itu ditemukan sedang kawin di dalam kawasan perkebunan kelapa sawit di Gunong Kelambu, Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, pada Rabu, 9 Januari 2019, sore.

Puluhan warga tampak berdatangan dan berkerumun di lokasi. Dalam sekejap, lokasi ular kobra kawin ini dipadati warga yang tertarik dan penasaran. Kendaraan roda dua milik warga yang datang ke lokasi ular kawin itu tampak berjejer hingga seratus meter jauhnya.

Dalam video berdurasi 29 detik yang diunggah seseorang ke Facebook, tampak dua ekor ular kobra saling melilitkan tubuh seperti lazimnya ular kawin. Tidak jarang warga terkekeh serta mengeluarkan kalimat candaan agar si ular jantan berusaha lebih keras menaklukkan ular betina.

2 dari 2 halaman

Tanggapan Warganet

Fenomena warga di Aceh beramai-ramai menonton ular kawin itu mendapat reaksi beragam di media sosial. Banyak yang mencibir, dengan nada candaan dan menggelitik.

"Ule meuseutot pih nonton, male ule-ule (Ular kawin pun ditonton, ular-ularnya jadi malu)," tulis akun Ivans Putra, mengomentari video yang diunggah di sebuah grup Facebook.

"Brat that awak aceh, ngen-ngen ule meuseutet lale (Berat kali orang Aceh. Sama ular kawin pun lalai)," tulis Fajar Panglam, menimpali.

"Ooo, tengeh pacaran jih nyan. Awak Aceh nyan pih kalen cit (Ooo, mereka sedang pacaran. Orang Aceh, itu pun dilihat)," tulis akun lainnya, Wan Marjan.

Tidak diketahui bagaimana nasib kedua ular tersebut. Besar kemungkinan ditangkap karena kawasan tersebut adalah kawasan perkebunan aktif, atau bisa jadi dilepas ke habitatnya. 

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Geunteut, Teror Menyeramkan bagi Bocah-Bocah Aceh Saat Petang Merembang
Artikel Selanjutnya
Dinilai Diskriminatif, Google Ralat Terjemahannya di Google Translate