Sukses

Bocah 7 Tahun dan ABG di Palembang Jadi Korban Asusila Orang Terdekatnya

Liputan6.com, Palembang - Kasus asusila masih menjadi momok bagi perempuan di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Tidak hanya wanita dewasa yang menjadi korban, bocah 7 tahun dan Anak Baru Gede (ABG) pun menjadi korban pelecehan seksual di Palembang.

Perasaan sedih dan kecewa menggelayuti VE (28), warga Kecamatan Sematang Borang Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dia tak mengira anak kesayangannya CH menjadi korban asusila suaminya sendiri, YN (37).

Bocah 7 tahun ini nyaris kehilangan keperawanannya saat ayah kandungnya sendiri berusaha melecehkannya dengan cara yang biadap.

Pelecehan seksual terjadi di rumahnya pada hari Jumat, 7 Desember 2018, sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, hanya ada YN dan CH di rumah, sedangkan VE belum pulang dari kerja.

Ketika VE pulang, dia mendapati anak perempuannya kesakitan di bagian alat vitalnya. Karena sebelumnya tidak pernah terjadi apa-apa dengan sang buah hati, VE pun langsung curiga dengan suaminya sendiri.

Untuk memastikan kecurigaannya, warga Palembang ini langsung menanyakan ke anaknya perihal sakit yang dialaminya tersebut.

"Anak saya bilang kalau ayahnya memegang alat vitalnya. Saya kaget, sedih dan malu, kenapa bisa suami saya melakukan itu terhadap anaknya sendiri," ujarnya saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin, 10 Desember 2018.

Karena tak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh suaminya sendiri, VE langsung melaporkan perbuatan asusila ini ke Polresta Palembang.

 

 

2 dari 2 halaman

Diperkosa Teman Pacar

Perbuatan asusila juga dialami ML (14), warga Kelurahan 16 Ulu Palembang Sumsel. Berawal dari ingin bertemu dengan temannya, ML akhirnya menjadi korban perkosaan oleh temannya sendiri.

Awalnya, ML berkunjung ke rumah ingin menemui temannya FT, di Jalan Talang Kemang, Kecamatan Plaju Darat Palembang pada hari Jumat, 7 Desember 2018 sekitar pukul 23.00 WIB. Bukannya bertemu temannya, ML malah berpapasan dengan AL (25), yang juga merupakan teman pacarnya.

"AL melarang anak saya pulang dan menyuruh menunggu FT di suatu tempat. Ternyata anak saya ditarik masuk ke dalam rumah kosong dan disetubuhi di sana," kata SN, ibu korban ML.

Terlapor sempat mengancam akan membuat hubungan korban dan pacarnya putus, jika ML tidak mau berhubungan badan dengannya.

SN yang cemas anaknya tidak pulang ke rumah, akhirnya mencari keberadaan anaknya. Dia bertemu anaknya di rumah salah satu teman ML.

"Saya tanya ke mana dia malam itu, anak saya mengaku sudah diperkosa AL, di teras rumah kosong tak jauh dari rumahnya," ujarnya.

Tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu, SN juga melaporkan kasus ini ke SPKT Polresta Palembang. Dia ingin terlapor segera ditangkap dan diproses secara hukum karena menggauli anak di bawah umur.

Kasubag Humas Polresta Palembang, AKP Andi Haryadi melalui Ka SPKT, Ipda Haidir mengatakan, kedua laporan sudah masuk dan diterima. Mereka akan memanggil para terlapor untuk mengusut kasus ini.

"Laporan sudah kita terima. Kini masih ditangani penyidik reskrim unit Perlindungan Perempuan dan Anak," dia menandaskan.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Sekretaris PSSI Pagaralam: RIP Sriwijaya FC
Artikel Selanjutnya
Air Mata Suporter Sambut Kepulangan Pemain Sriwijaya FC