Sukses

Cari Durian Lezat dan Murah? Ayo ke Festival Durian Banyumas 2018

Liputan6.com, Banyumas - Belakangan, nama varietas durian lokal Banyumas makin moncer saja. Sebut saja, durian Bawor yang konon legitnya mengalahkan raja durian, Montong.

Menyebut durian Bawor, tentu masyarakat Banyumas bakal mengingat Alasmalang. Sebuah desa di Kecamatan Kemranjen.

Di desa ini, berkembang berbagai durian lokal dengan rasa dan tampilan yang menakjubkan. Salah satunya, durian Bawor.

Ingin menikmati durian lezat, terkadang masyarakat mesti rela jauh-jauh ke Alasmalang. Letaknya di Banyumas sisi timur, berbatasan dengan Purbalingga di sisi utara.

Di tempat ini, penikmat durian dengan mudah menemukan berbagai jenis durian lokal maupun jenis durian unggulan lainnya. Durian-durian itu, dijajakan di sepanjang jalan desa.

Bahkan jika ingin sedikit ada unsur petualangan, penikmat durian pun bisa berburu sendiri ke kebun-kebun warga di pinggiran desa. Lantas, durian dinikmati di gubuk-gubuk kebun. Tak terbayang nikmatnya.

Alasmalang hanya satu dari puluhan desa Banyumas yang menghasilkan durian. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DinPertan KP) Kabupaten Banyumas mencatat populasi pohon durian di Banyumas mencapai 191.948 pohon dengan produksi 5.284 ton per tahun.

Melihat potensi tersebut, Dinpertan KP bakal menggelar Festival dan Pameran Durian Lokal Banyumas 2018, yang akan digelar Sabtu-Minggu, 24-25 November 2018. Kali ini, masyarakat tak perlu memburunya ke desa-desa.

Penikmat durian cukup datang ke Gelanggang Olah Raga atau GOR Satria Purwokerto. Berbagai jenis durian lokal dengan beragam varian rasa Banyumas akan dihadirkan pada festival ini.

2 dari 2 halaman

Kontes Durian Banyumas

Kepala Dinpertan KP, Widarso mengatakan durian merupakan salah satu komoditi buah unggulan di Kabupaten Banyumas.

"Festival durian menjadi even untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk durian unggulan Banyumas ke pasar lokal maupun regional," katanya, Kamis, 22 November 2018.

Kabid Bina Usaha dan Penyuluhan Pertanian Dinpertan KP Cut Viviani mengatakan varitas duren yang berkembang di Banyumas meliputi viarietas Kromo, Cani, Sunan, Sitokong dan Petruk. Varitas kromo oleh masyarakat sering disebut jenis Duren Montong atau Duren Bawor dengan pusat di Kecamatan Kemranjen.

Varietas itu telah menyebar di seluruh Kabupaten Banyumas khususnya kecamatan Tambak, Sumpiuh, Kemranjen, Somagede, Cilongok, Baturaden, Sumbang, Ajibarang, Karanglewas, Wangon, Pekuncen dan Kebasen.

Dia berharap, lewat festival ini bakal tercipta forum antar petani, ahli, atau pebisnis agribisnis, khususunya durian. Muaranya, semua akan bersama sama meningkatkan kualitas durian lokal dan membuka peluang pasar.

"Akan terjalin jejaring usaha, dan bagi pecinta durian bisa melihat, memilih dan membeli langsung berbagai jenis durian lokal yang berkualitas tinggi, dari petani," ucap Vivi.

Dalam festival dan pameran ini, para pengunjung bisa bertransaksi berbagai jenis durian yang dipamerkan dengan harga yang lebih kompetitif. Di luar itu, ada pula kontes durian lokal Banyumas.

"Kita mengundang para petani dan kelompok wanita tani durian yang ada di Banyumas, untuk mempromosikan produk komoditas unggulan durian , memfasilitasi pemasaran duren, dan pameran olahan berasal dari duren," dia menerangkan.

Meski kegiatan ini bertajuk Festival dan pameran durian, namun akan dipamerkan tanaman hortikultura lainnya seperti cabe sayuran dan pisang serta bibit tanaman duren serta pupuk organik.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tak Ada Durian, Petai Pun Jadi Primadona dalam Pameran di Singapura
Artikel Selanjutnya
Selain Buah, Daun Durian Juga Punya Manfaat Tak Terduga