Sukses

Meriahnya Peringatan Hari Pramuka Bersama Suku Tengger di Gunung Bromo

Probolinggo - Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus. Namun, ada yang unik pada peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka kali ini. Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, peringatan digelar di lautan pasir Gunung Bromo secara besar-besaran.

Pantauan Times Indonesia, peringatan HUT ke-57 Pramuka itu, diawali dengan menggelar upacara di lautan pasir Gunung Gromo, Selasa (14/8/2018). Dalam upacara tersebut, hadir semua elemen masyarakat, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, TNBTS, hingga masyarakat, dan pelajar suku Tengger.

Untuk setiap instansi yang turut serta, upacara menggunakan seragam masing-masing. Sedangkan, untuk warga dan pelajar dari suku Tengger, menggunakan pakaian adat setempat.

Upacara HUT Pramuka kemudian dipimpin langsung oleh Pelaksana harian Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Sigit Soemarsono.

"Dengan gelaran peringatan hari Pramuka ini, diharapkan bisa menjadi perekat NKRI," kata Sigit.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

 Baca berita menarik lainnya dari Times Indonesia di sini.

2 dari 2 halaman

Menarik Wisatawan

Menurut lelaki yang masih menjabat sebagai Kepala Disnaker ini, hal itu sesuai dengan keadaan di sekitar Tengger dengan segala keberagamannya. Atau dengan kata lain, kawasan suku Tengger di Kabupaten Probolinggo, selama ini hidup berdampingan dengan harmoni yang indah. Walaupun terdiri dari berbagai macam kepercayaan dan keyakinan.

"Boleh dikata, kawasan suku Tengger ini sama dengan miniatur Indonesia," imbuh Sigit.

Usai pelaksanaan upacara, ratusan Pramuka se-Kabupaten Probolinggo menari Rerere. Dinginnya lautan pasir, tidak menjadi masalah. Peringatan hari ulang tahun ke-57 Pramuka di kawasan Suku Tengger Probolinggo itu menarik minat wisatawan yang datang.

Kunjungan ke kawasan wisata Gunung Bromo ini terpantau meningkat kendati bukan merupakan akhir pekan.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Aparat Amankan Mahasiswa Pembawa Buku DN Aidit, Ini Kata Pengamat Literasi
Artikel Selanjutnya
Tata Tertib RW di Kota Malang Bikin Heboh, Tertangkap Zina Didenda Rp1,5 Juta