Sukses

Misteri Uang Tabungan Haji Bisa Selamat dari Kebakaran

Liputan6.com, Sukabumi - Firman, seorang pemuda berusia 24 tahun, berjalan gontai. Toko kayu miliknya, PD Tria Karya, terbakar hebat pada Minggu, 12 Agustus 2018. Kerugian pasti mencapai ratusan juta rupiah.

Dibantu beberapa warga lainnya, Firman mencoba mengais-ngais sisa kebakaran. Tentu saja itu dilakukan setelah api sukses dipadamkan.

"Bangunan sudah rata dengan tanah, tapi saya yakin ada di sekitar sini," kata Firman sambil mengais-ngais abu yang masih hangat.

Peristiwa itu terjadi di Ciaul, Jalan RA Kosasih Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Firman tengah berusaha mencari uang tabungan haji yang ia simpan. Kebakaran itu sangat mengguncang jiwanya, karena ia menyimpan keinginan memberangkatkan haji sang ibu.

Menggunakan linggis, gancu atau pengait sampah, dan alat-alat seadanya, mereka mencoba memburu tabungan haji itu. Rasa was-was terus menyelimuti perasaan Firman.

"Uangnya disimpan dalam tas, lalu dibungkus plastik. Kemudian ditaruh di lemari. Enggak pakai brankas," kata Firman.

Firman khawatir uang itu sudah habis terbakar. Bangunan sudah roboh dan tak berbekas. Kayu-kayu menjadi arang dan abu, tentu ikut mengubur yang dicarinya.

Namun, naluri Firman membawa ia pada koordinat yang tepat. Ia dan kerabatnya terus berusaha melihat lokasi yang diyakininya benar, yakni tempat menyimpan tabungannya.

"Allahu Akbar. Uangnya masih ada dan utuh," teriak Firman ketika mendapati uang tabungan haji miliknya ketemu.

Total yang disimpan ada Rp 80 juta. Meski mayoritas selamat, uang itu ada yang hanya terbakar sebagian dan memungkinkan untuk ditukar di Bank Indonesia.

"Ada yang terbakar penuh," kata Firman sambil menunjukkan uang yang masih utuh dalam gepokan pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 20 ribu.

Simak video menarik pilihan berikut di bawah :

 

1 dari 2 halaman

Kerugian Setengah Miliar

Sementara itu, menurut Ibrahim, salah satu paman Firman, ia tergolong anak yang rajin menabung. Selain itu, juga berbakti kepada ibunya.

"Uang itu simpanan ponakan saya. Tabungan, buat berangkatin haji ibunya," kata Ibrahim.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Api sempat membesar dan hampir menghanguskan empat bangunan lainnya.

Kepala BPBD Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, mengatakan sumber api diduga berasal dari gas LPG yang bocor. Asep memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Bangunan lainnya yang berdempetan ikut terdampak, meski tak terbakar secara keseluruhan," kata Asep.

Peristiwa kebakaran sempat membuat arus lalu lintas di Jalan RA Kosasih lumpuh. Petugas menutup sementara lalu lintas karena toko yang terbakar berada persis di samping jalan raya.

"Hasil pendataan sementara, kerugian materil kami perkirakan lebih dari Rp 500 juta," kata Asep.

Saksikan Live Streaming Asian Games 2018

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Kemunculan 6 Titik Api Baru Memicu Lebih dari 100 Kebakaran Besar di AS
Artikel Selanjutnya
Teka-teki Mobil Terbakar Saat Salat Jumat di Boyolali