Sukses

Kepanikan Warga Yogya Saat Gunung Merapi Alami Letusan Freatik

Liputan6.com, Yogyakarta - Warga Yogyakarta, khususnya di dekat kawasan Gunung Merapi, kaget dengan suara gemuruh pagi ini. Semua warga mendengar suara gemuruh yang berasal dari Gunung Merapi. 

Salah satu warga Kaliurang, Sleman, Yogi H, mengaku mendengar suara gemuruh pada pagi hari. Ia langsung terbangun dari tidur karena suara gemuruh tersebut.

"Suaranya gemuruh seperti pesawat datang gitu. Terus warga berhamburan keluar," katanya saat dihubungi Liputan6.com Jumat (11/5/2018).

Ia mengaku mendengar suara gemuruh dari Gunung Merapi itu sekitar pukul 07.43 WIB. Akibantnya, semua orang di kawasannya panik dan keluar rumah. 

"Sekarang udah mulai masuk rumah, pas awal gemuruh pada keluar, panik, ada juga yang mengirim foto-foto Gunung Merapi," katanya.

Ia yang berada di Jalan Kaliurang KM 12 pun mendengar jelas suara gemuruh dari Merapi. Ia pun mengaku panik seperti warga lainnya.

"Panik juga langsung keluar rumah. Saya di jarak km 12,5 kedengeran jelas itu," katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Meletus Tanpa Tanda-Tanda

Pagi ini, aktivitas Gunung Merapi terpantau meningkat. Gunung tersebut meletus sekitar pukul 07.43 WIB, Jumat (11/5/2018).

"Hanya suara gemuruh yang besar dan getaran kami rasakan di jarak 22 km," kata salah seorang warga melalui jejaring sosial WhatsApp kepada Liputan6.com.

Menurut BPBD Kabupaten Magelang, terjadi letusan freatik Gunung Merapi. Karena peristiwa ini, pihak BPBD Magelang mengimbau untuk menjauhi radius 3 km.

"Kami imbau masyarakat tetap tenang. Jauhi radius 3 km dari puncak Merapi," tulis keterangan dari BPBD Magelang kepada media.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai meletusnya Gunung Merapi ini.

Loading
Artikel Selanjutnya
Masyarakat Diminta Tidak Panik Terkait Letusan Gunung Merapi
Artikel Selanjutnya
BPPTKG: Letusan Gunung Merapi Diprediksi Masih Terus Terjadi