Liputan6.com, Riau - Arif Hidayatullah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Rengat, Riau. Dia duduk sebagai pesakitan karena didakwa membunuh dan mencabuli keponakannya yang masih berusia 3,5 tahun berinisial N.
Belakangan, Arif tidak mengaku melakukan semua tuduhan itu. Dia mengaku dipaksa penyidik di Polres Kuantan Singingi (Kuansing) untuk mengakui perbuatan yang tak pernah dilakukan. Pengakuan Arif, dia juga ditembak di bagian kakinya supaya mengaku.
Tak terima, Arif melalui kuasa hukumnya Mayandri Suzarman yang bakal menghadapi tuntutan pada pekan depan, melaporkan penyidik Polres ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Riau.
Hasilnya, Propam Polda Riau menyatakan ada kesalahan prosedur penyelidikan dan penyidikan kasus pada Januari lalu itu. Penyidik dan penyidik pembantu di Satuan Reskrim Polres Kuansing segera dimajukan ke sidang etik kepolisian.
Mayandri membenarkan pihaknya telah menerima hasil pengusutan dari Propam Polda Riau. Surat itu bakal dijadikannya sebagai bukti baru untuk pembelaan Arif di pengadilan nanti.
"Hasilnya sudah kita terima Kamis kemarin, menyatakan adanya dugaan pelanggaran kode etik profesi Polri dalam pengusutan kasus ini," kata Ketua Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Riau (LABHR) ini, Jumat petang, 21 Oktober 2016.
Mayandri menyebutkan, Arif selama diperiksa mengalami kekerasan dan intimidasi supaya mengakui perbuatan. Hal itu termasuk sebuah timah panas yang disarangkan petugas ke kaki Arif.
"Arif ini ditembak kakinya kanannya, karena mengalami tindak kekerasan itu kami lapor Propam Polda. Sudah diproses, hasilnya memang ditemukan dugaan pelanggaran kode etik," kata dia.
Dia menegaskan, apa yang dialami Arif selama penyelidikan dan penyidikan tidak sah berdasarkan aturan berlaku, karena adanya intimidasi.
"Secara hukum, seorang tersangka ketika mengalami proses tindak kekerasan dan penganiayaan dalam proses penyidikan maka penyidikan itu tidak sah secara hukum," tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo membenarkan adanya pengusutan kasus tersebut oleh Propam Polda Riau. Hanya saja, penyidik dan penyidik pembantu yang dinyatakan melangggar prosedur tak disebutkannya.
"Diproses Bid Propam Polda Riau. Nantinya dimajukan ke sidang etik profesi kepolisian," kata Guntur.
Dia menyebutkan, proses penindakan disiplin dan etika di internal Polda Riau menjadi perhatian Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain. Menurut dia, hal itu sebagai langkah mencapai kepastian hukum bagi anggota kepolisian yang tersandung persoalan etika dan profesi.
Terpisah, Kapolda Riau meminta maaf atas tindak kekerasan bawahannya. "(Saya) minta maaf (terhadap dugaan perbuatan) anggota saya walaupun bukan masa saya (Kapoldanya)," kata Zulkarnain.
Dia mengaku sampai saat ini, dirinya belum mengetahui secara rinci perkara tersebut. Meski demikian, Zulkarnain menegaskan proses hukum di internal kepolisian tetap berlangsung.
Mantan Kapolda Maluku Utara itu juga mempertanyakan proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan anggota Polres tersebut.
"Kok bisa ya salah tangkap, maksud saya kan ada identitas, keterangan saksi, keterangan ahli sehingga mengarah kepada tersangka," kata dia.
Bukti Baru Meringankan Terdakwa Pembunuhan Bocah di Riau
Di pengadilan, terdakwa pembunuhan bocah berusia 3,5 tahun di Riau mengaku diintimidasi polisi supaya mengakui hal yang tak dilakukannya.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/674438/original/sidang.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Uruguay vs Spanyol16 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260101/original/022902800_1781568480-063_2281783911.jpg)
- Tempat Menonton Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 202646 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
- Dembele Cetak Hattrick Bantu Prancis Sapu Bersih Grup I; Senegal Pesta Lima Gol1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
- Hattrick Dembele Bawa Prancis Gasak Norwegia, Senegal Cukur Irak 5-01 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
- Tempat Menonton Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
- Senegal vs Irak Sedang Tanding, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20263 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
- Norwegia vs Prancis Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20263 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
- Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Norwegia vs Prancis5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
- Prediksi Panama vs Inggris: Ambisi Kembali ke Jalur Kemenangan6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
- Tempat Menonton Senegal vs Irak di Piala Dunia 20267 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
- Tempat Menonton Norwegia vs Prancis di Piala Dunia 20267 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
- Selandia Baru vs Belgia: Jeremy Doku Sudah Siap Main?9 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
