Sukses

Tata Cara Berwudhu yang Tepat Sesuai dengan Sunnah, Dilengkapi dengan Doa

Liputan6.com, Jakarta Tata cara berwudhu perlu dipahami dengan baik dan benar oleh umat Islam. Hal ini sangat penting agar salat atau ibadahnya dianggap sah dan diterima oleh Allah SWT. Berwudhu merupakan cara umat Islam untuk menyucikan diri dari hadast. Oleh karena itu, berwudhu kerap dilaksanakan sebelum melaksanakan ibadah seperti salat karena merupakan salah satu rukun salat.

Secara garis besar, Allah memerintahkan tata cara berwudhu dalam Surat Al-Maaidah ayat 6 yang memiliki arti sebagai berikut:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melakukan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.”

Melalui potongan surat ini, maka sudah jelas bahwa seorang Muslim wajib mengetahui tata cara berwudhu yang tepat sesuai dengan sunnah. Tidak hanya alquran, beberapa hadis juga mengatakan bahwa berwudhu merupakan salah satu penghapus dosa-dosa.

Oleh karena itu, perlu dan pentingnya kamu untuk mengetahui tata cara berwudhu dengan tepat untuk mendapatkan hikmahnya. Berikut ini Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber tata cara berwudhu yang tepat sesuai sunnah, Kamis (13/6/2019).

2 dari 5 halaman

Rukun Wudhu

Sebelum melanjutkan ke tata cara berwudhu yang tepat, kamu perlu mengetahui rukun berwudhu terlebih dahulu. Rukun wudhu ini merupakan syarat sah kamu untuk bersuci dengan tata cara berwudhu.

Rukun wudhu ada enam, yaitu niat, membasuh wajah, membasuh tangan, mengusap sebagian kepala, membasuh kaki, dan tertib atau menurut susunan yang disebutkan dalam Alquran.

Keenam perkara dari rukun wudhu ini harus dilaksanakan dengan berurutan dan tenang. Tidak boleh meninggalkan salah satunya jika ingin ibadah sholat kamu sah.

Selain rukun wudhu, ada juga beberapa sunnah yang bisa dilakukan agar mendapatkan pahala berlebih. Berikut ini ada beberapa sunnah berwudhu yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW saat bersuci dengan cara berwudhu.

- Membasuh kedua telapak tangan.

- Menggosok gigi dengan siwak dan berkumur.

- Memasukkan air ke dalam hidung.

- Menyapu air ke seluruh kepala.

- Membasuh kedua telinga (bagian dan luar).

- Mendahulukan yang kanan.

- Menggosok celah-celah jari tangan, kaki, dan janggut jika panjang.

- Melakukan sebanyak 3 kali.

- Berturut-turut, yaitu bersambung dari awal sampai akhir tanpa jeda.

3 dari 5 halaman

Syarat Wajib Berwudhu dan Hal yang Membatalkannya

Syarat Wajib Berwudhu

- Beragama Islam.

- Bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk.

- Suci dari menstruasi dan persalinan.

- Tidak ada apapun di dalam tubuh yang dapat mengubah sifat air, seperti lipstik, dan riasan lainnya.

- Tidak ada yang dapat mencegah air menyentuh kulit, seperti cat kuku, lipstik, dan lain sebagainya.

- Mengetahui mana yang sunnah dan mana yang wajib.

- Air yang diambil untuk wudhu adalah air bersih dan suci (tidak bau, tidak kotor, atau tercampur bahan lainnya).

Hal yang Membatalkan Wudhu

- Sesuatu yang keluar dari dua jalan kemaluan, seperti buang air kecil maupun besar besar atau buang angin. Jika keluar air mani, maka harus mandi wajib.

- Hilangnya akal yang disebabkan gila, tidur atau tertidur, mabuk, dan pingsan.

- Tersentuh oleh kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya dengan tidak memakai penutup.

- Tersentuh kemaluan (kubul atau dubur) dengan tapak tangan atau jari yang tidak memakai penutup (walaupun kemaluan sendiri).

4 dari 5 halaman

Tata Cara Berwudhu yang Benar

Memulainya dengan Niat

Niat wudhu artinya sengaja dengan kesungguhan hati untuk mengerjakan wudhu karena melaksanakan perintah Allah SWT dan mengikuti anjuran Rasul-Nya.

“Rasulullah SAW menerangkan bahwa segala perbuatan tergantung kepada niatnya, dan seseorang akan mendapatkan balasan menururt apa yang diniatkannya…” (HR. Bukhari dalam Fathul Baary, 1:9; Muslim, 6:48).

"Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'aalaa"

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah."

Membaca Basmallah

Setelah melakukan niat dengan kesungguhan hati, kemudian bacalah basmallah. Membaca basmallah ini dilakukan sambil mencuci kedua telapak tangan sebanyak 3 kali hingga ke sela-sela jari. Namun bila lupa untuk membaca basmallah, maka wudhu yang kamu lakukan tetap sah.Berkumur

Berkumur sebanyak tiga kali dan membersihkan gigi hingga bersih agar tidak ada bekas makanan yang ada di gigi. Disunnahkan juga untuk membersihkan hidung dengan menghirup air dengan sekali hirup dan mengeluarkannya dengan cara memencet hidung dengan tangan kiri, juga sebanyak tiga kali.

Mencuci Muka Tiga Kali

Tata cara berwudhu yang tepat berikutnya adalah dengan mencuci muka sebanyak tiga kali. Mulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu dan dari telinga kanan hingga telinga kiri.

Mencuci Kedua Belah Tangan Hingga Siku

Selanjutnya siram air pada tangan sampai membasahi kedua siku. Hal ini telah sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Al-Maaidah ayat 6 yang memiliki arti, “Dan basuhlah tangan-tanganmu sampai siku.”

Rasulullah membasuh tangannya yang kanan sampai melewati sikunya, dilakukan sebanyak tiga kali. (Bukhari-Muslim, HR. Daraquthni, I/15, Baihaqz, I/56).

5 dari 5 halaman

Tata Cara Berwudhu yang Benar

Mengusap Kepala

Tata cara berwudhu yang benar selanjutnya adalah dengan mengusap kepala hingga ke belakang. Mengusap kepala ini perlu dibedakan dengan mengusap dahi atau sebagaian kepala. Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Al-Maaidah ayat 6, yang memiliki arti, “…dan usaplah kepala kalian…”

Rasulullah SAW mencontohkan tentang caranya mengusap kepala, yaitu dengan kedua telapak tangannya yang telah dibasahi dengan air, lalu ia menjalankan kedua tangannya mulai dari bagian depan kepala sampai ke belakang tengkuknya. (HSR. Bukhari, Muslim, no. 235 dan Tirmidzi no. 28 lih. Fathul Baari, I/251).

Membersihkan Kedua Telinga

Setelah mengusap kepala dilanjutkan dengan membersihkan kedua telinga tanpa perlu mengambil air baru. Membersihkan telinga dalam tata cara berwudhu ini dilakukan dengan memasukan jari telunjuk ke dalam telinga, kemudian ibu jari mengusapkan kedua daun telinga. Hal ini dilakukan secara bersamaan antar telinga kanan dan telinga kiri.

Membasuh Kedua Kaki Sampai Mata Kaki

Tata cara berwudhu yang tepat sesuai seunnah selanjutnya adalah dengan membasuh kedua kaki sampai mata kaki hingga tiga kali. Hal ini sesuai dengan perintah Allah dalam surat al-Maaidah ayat 6, yang artinya: “…basuh kakimu sampai dengan kedua mata kaki”.

Untuk membasuh kaki hingga mata kaki ini, Rasulullah SAW mendahulukan kaki kanan hingga tiga kali kemudian kaki kiri juga demikian. Saat membasuh kaki Rasulullah menggosok-gosokan jari kelingkingnya pada sela-sela jari kaki. (HSR. Bukhari; Fathul Baari, I/232 dan Muslim, I/149, 3/128).

Rasulullah menyuruh umatnya agar berhati-hati dalam membasuh kaki, karena kaki yang tidak sempurna cara membasuhnya akan terkena ancaman neraka. Gosok celah-celah jari dan pastikan tumit yang terlipat kulitnya mengenai air wudhu.

Membaca Doa Wudhu

Setelah bersuci dengan tata cara berwudhu yang tepat, selanjutnya disunnahkan untuk membaca doa wudhu. Saat membaca doa wudhu ini sebaiknya menghadap kiblat sambil mengangkat kedua tangan. Berikut ini doa setelah wudhu beserta artinya:

"Asyhadu Alla Ila Haillallaah Wahdahu Laa Syariika Lahu Wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu Wa Rasuuluhu, Alloohummaj'alni Minattawwaabiina' Waj'alni Minal Mu Tathahhiriina Waj'alni Min Ibadi Kash Shaalihiina"

Artinya : " Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukan bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang shaleh"

Loading
Artikel Selanjutnya
Cek 8 Komponen Ini Setelah Mudik Lebaran
Artikel Selanjutnya
Quraish Shihab: Jangan Menasihati Siapa pun yang Anggap Remeh Dirimu