Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-17 · Ayat 68

Al-Isra' Ayat 68

Memperjalankan Malam Hari · Makkiyah · 111 ayat

اَفَاَمِنْتُمْ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمْ جَانِبَ الْبَرِّ اَوْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا ثُمَّ لَا تَجِدُوْا لَكُمْ وَكِيْلًا ۙ

Afa amintum ay yakhsifa bikum jānibal-barri au yursila ‘alaikum ḥaṣiban ṡumma lā tajidū lakum wakīlā(n).

Arti

Maka apakah kamu merasa aman bahwa Dia tidak akan membenamkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun,

Tafsir

Tafsir Wajiz

Maka apakah kamu benar-benar telah merasa aman bahwa Dia tidak akan membenamkan sebagian daratan bersama kamu, sebelum kamu tiba dengan selamat ke pantai, atau Dia meniupkan angin keras yang membawa batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun, yang dapat melindungi kamu dari bahaya yang menimpamu.

Tafsir Tahlili

Allah mengancam orang-orang yang mengingkari nikmat-nikmat-Nya, yang mengira bahwa dengan selamatnya mereka dari ancaman topan dan badai itu, mereka aman dari hukuman Allah Yang berkuasa menjungkirbalikkan sebagian daratan, sehingga mereka terpendam ke perut bumi. Apabila berkehendak, Allah berkuasa meniupkan angin keras dan menghujani mereka dengan batu-batu kecil sehingga mereka lenyap dalam waktu yang sangat singkat dari permukaan bumi ini. Dalam keadaan seperti itu, mereka tidak akan mendapatkan seorang pelindung yang mampu menyelamatkan mereka dari bencana tersebut kecuali Allah Yang Mahakuasa menghidupkan dan mematikan seluruh makhluk-Nya.

Secara singkat dapat dikatakan bahwa bencana itu bisa terjadi di mana-mana, meskipun selamat dari bencana yang mengancam mereka di lautan, yang berupa topan dan badai, di daratan bencana yang lebih dahsyat mungkin saja terjadi, seperti gempa bumi, hujan batu, banjir, dan sebagainya. Semuanya berada dalam kekuasaan Allah yang menciptakan langit dan bumi serta seluruh makhluk yang berada di antara keduanya.

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.