Liputan6.com, Jakarta Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyatakan Indonesia merupakan negara Bhineka Tunggal Ika. Keberagaman tersebut menurutnya tidak bisa diganggu gugat.
"Kita hidup di negara yang Berbhineka Tunggal Ika, dan kebhinekaan ini kita tidak bisa menghindari," kata Ganjar Pranowo di Surabaya, dikutip Minggu (14/1/2024).
Menurut Ganjar, semboyan tersebut telah dibangun susah payah oleh para pendiri. Oleh karena itu, tidak boleh ada pihak yang boleh mengeklaim paling berjasa akan kebhinekaan Indonesia.
Advertisement
"Maka kita para pendiri bangsa dulu sudah menggariskan dengan Bhinneka Tunggal Ika, ya inilah kita. Tidak ada satu pun yang bisa mengeklaim bahwa ia paling berjasa, pada rakyatnya. Tidak ada," kata capres yang diusung PDIP, PPP, Perindo dan Hanura.
Saat ini, Ganjar mengaku tengah berikhtiar untuk meneruskan kebhinekaan. Ganjar menyebut dukungan dari para tokoh lintas agama merupakan salah penyemangatnya.
"Tugas kita semuanya adalah berikhtiar. Maka ketika ikhtiar melawan, partai-partai sudah bergerak secara masif. Maka malam ini ada ikhtiar lagi yang kita lakukan," ujar Ganjar.
Pada pertemuan dengan tokoh lintas agama di Surabaya, Ganjar menyebut hal itu salah satu gambaran dari Bhinneka Tunggal Ika yang membuat Indonesia lebih indah dan berwarna.
"Pelangi itu tidak indah hanya satu warna, dan sekian warna yang ada di pelangi. Itulah yang bikin mata kita menjadi bersinar-sinar kompak," sambungnya.
Mendekati hari pencoblosan, ia mengajak semua pihak, termasuk tokoh lintas agama untuk merapatkan barisan dan berjuang sekuat-kuatnya.
"Terima kasih pada semua tokoh lintas iman. Saya juga berdoa semua bapak ibu tetap rapatkan barisan, tinggal 31 hari lagi. Kita akan berjuang sekeras-kerasnya, berjuang sekuat-kuatnya, kita akan berjuang sejujur-jujurnya, kita akan membawa harkat dan martabat bangsa ini," pungkas Ganjar.
Capres Ganjar Pranowo buka suara terkait adanya ancaman penembakan ke Anies Baswedan. Ancaman itu didapat Anies saat live di TikTok.
Ganjar Minta Pendukung dan Relawannya Tidak Takut Hasil Survei
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4713319/original/008788000_1704976703-20240111-Deklarasi-Relawan-Nusantara-Ganjar-Herman-3.jpg)
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, meminta para pendukung dan relawannya tidak takut pada hasil-hasil survei pilpres 2024 yang menyebutkan elektabilitas palson nomor urut 3 terendah. Ganjar Pranowo mengingatkan hasil survei cukup dijadikan sebagai acuan saja.
"Bapak ibu enggak usah takut, ketika kemudian ada survei-survei, kita pegang survei itu. Kita pegang untuk kita jadikan satu acuan," kata Ganjar di Surabaya, dikutip Minggu (14/1/2024).
Ganjar menyebut, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud telah memiliki survei dan alatnya sendiri yang lebih canggih dan akurat.
"Tapi jangan khawatir kita juga punya peralatan sendiri, jauh lebih canggih dari yang ada. Tapi tentu saja, kita harus bergerak setiap saat," kata Ganjar.
Oleh karena itu, mendekati hari pencoblosan, Ganjar mengajak para relawannya semakin giat turun bergerak ke bawah dan terus merapatkan barisan.
"Kita tidak cukup hanya sekadar teriak, awas. Tapi seluruh kekuatan partai dan relawan akan menyiapkan taktiknya, akan menyiapkan strateginya dan kita akan menggerakkan kekuatan itu," ujar Ganjar.
Ia meminta semua relawan mengajak warga sekitarnya agar jangan golput dan terus mensosialisasikan program-program Ganjar-Mahfud.
"Rangkul rakyat sebanyaknya, penuhi mereka setiap saat, sampaikan seluruh program, jawab pertanyaan mereka dan berikan informasi yang benar dan terakhir ajarilah mereka nyoblos," ucap Ganjar.
Advertisement
Relawan Purnawirawan TNI-Polri Terima Intimidasi, Ganjar: Mereka Dilatih untuk Berani
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4713325/original/010831600_1704976710-20240111-Deklarasi-Relawan-Nusantara-Ganjar-Herman-2.jpg)
Sebelumnya, Ganjar Pranowo mengaku dirinya mendapat laporan bahwa para purnawirawan TNI/Polri maupun aparatur sipil negara (ASN) menerima intimidasi untuk tidak hadir dalam acara deklarasi dukungan ke Ganjar-Mahfud, di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2024).
"Tadi saya dengar cerita, 'Enggak usah datang, Pak'. Gitu. Sudah disampaikan pada saya," ujar Ganjar usai acara deklarasi.
Namun, Ganjar mengingatkan segala intimidasi percuma saja sebab TNI-Polri adalah orang-orang yang berani, sehingga semuanya tetap menghadiri acara deklarasi.
"Luar biasa. TNI Polri dididik dilatih untuk berani. Maka kalau cuma intimidasi seperti itu, enggak ada yang takut. Maka datanglah mereka semuanya di sini," kata Ganjar Pranowo.
Selain itu, Ganjar menyatakan sepakat jika deklarasi pensiunan TNI/Polri juga bertujuan menangkal banyaknya intimidasi yang terjadi ke banyak pendukungnya.
"Oh tentu saja, maka saya sampaikan, beliau-beliau ini orang yang punya pengalaman di birokrasi yang cukup panjang, di masing-masing bidangnya. Tentu mereka akan tahu bagaimana cara mengantisipasi," tegasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682441/original/067774800_1702308784-Infografis_SQ_Jadwal__Tema__Format_Debat_Capres-Cawapres_2024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4714989/original/058072200_1705142656-IMG-20240113-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3467728/original/095825600_1622219119-071835900_1612449012-IMG-20210204-WA0023.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336630/original/046751700_1788168816-GanjarPranowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7523849/original/097064900_1780297092-IMG_5632.jpeg)