Anies Baswedan Ajak Anak Muda Tak Golput: Kalau Diam, Tanggung Konsekuensinya

Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan meminta anak-anak muda menggunakan hak pilihnya saat pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Diperbarui 30 September 2023, 17:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan meminta anak-anak muda menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2024.

Dia mengingatkan bahwa ada dampak negatif bagi negara apabila banyak anak muda yang apatis atau tak acuh dengan politik.

"Soal anak muda, Pemilu, ketika ada pemilihan umum ya Pilpres dan lain-lain mungkin kan kita anggap satu suara, does it matter ya. Tapi kalau satu suara itu dan kemudian ada 10 juta orang yang berpikir begitu, does it matter," jelas Anies Baswedan saat menghadiri acara Ideafest di JCC Senayan Jakarta, Sabtu (30/9/2023).

"Dan kalau sekarang kita misalnya melihatnya biarkan biar diurus orang lain, itu mungkin dianggap biasa sampai ada kebijakan-kebijakan berdampak," sambungnya.

Dia mengingatkan bahwa anak-anak muda memiliki peran penting dalam menentukan pemimpin lima tahun kedepan.

Anies menyebut ada konsekuensi yang harus dibayar mahal, apabila anak-anak muda tidak peduli dengan hak suaranya di Pemilu 2024. 

"Menurut saya, anak-anak muda ikut menentukan, ikut ambil pilihan, tapi lihat apa yang ditawarkan, apa rekam jejaknya, apa rencananya ke depan, dari situ tentukan bahwa ini akan berdampak bagi kita," tuturnya.

"Kalau diam nanti kita akan tanggung konsekuensinya, dan itu bisa mahal harganya," imbuh Anies.

Petani dan Nelayan Bisa Berdampak

Tak hanya anak muda, Anies menyampaikan petani dan nelayan akan terdampak apabila tidak menggunakan hak suaranya.

Dia berharap semua pihak menggunakan hak pilihnya dengan baik di Pemilu 2024.

"Petani, nelayan, mereka menganggap saya enggak ikut-ikutan sampai suatu ketika ada keputusan-keputusan soal pupuk, jaring, yang ternyata berdampak pada dia," ujar Anies.