Perkuat Armada Listrik, MPMRent Andalkan Merek Ini

MPMRent resmi memperkuat langkahnya dalam transisi menuju mobilitas berkelanjutan dengan menambah armada kendaraan listrik

Diterbitkan 18 Juni 2026, 06:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent) resmi memperkuat langkahnya dalam transisi menuju mobilitas berkelanjutan melalui kerja sama strategis dengan Wuling Motors. Kolaborasi ini ditandai dengan serah terima awal 50 unit kendaraan listrik Wuling New BinguoEV Lite yang akan memperkuat portofolio armada ramah lingkungan untuk pelanggan korporasi.

Seremoni penyerahan kendaraan berlangsung pada 17 Juni 2026 di BSD, Tangerang, Banten. Acara ini menjadi momentum penting dalam kerja sama antara MPMRent dan Wuling Motors yang diarahkan untuk mendukung visi Indonesia Green Mobility.

Penyerahan simbolis dilakukan oleh President Director Wuling Motors, Tang Wensheng, kepada CEO MPMRent, Chua Zi Yong. Acara tersebut turut dihadiri jajaran manajemen MPMRent, perwakilan PT SGMW Sales Indonesia (Wuling), serta para pemilik dan direktur dealer Wuling.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi MPMRent dalam menjawab meningkatnya kebutuhan layanan mobilitas korporasi yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan.

Integrasi kendaraan listrik ke dalam armada perusahaan juga sejalan dengan meningkatnya adopsi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di kalangan pelanggan korporasi di Indonesia.

CEO MPMRent Chua Zi Yong menyampaikan, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan mobilitas hijau.

“Kerja sama ini memperkuat komitmen MPMRent dalam menyediakan solusi mobilitas berkelanjutan bagi pelanggan. Ini adalah langkah awal perjalanan panjang kami bersama Wuling untuk membawa Indonesia menuju masa depan transportasi yang lebih hijau,” ujarnya.

Dari sisi produsen, Wuling Motors menegaskan bahwa kolaborasi ini mencerminkan kemitraan strategis berbasis kepercayaan dan tujuan bersama.

Sementara itu, President Director Wuling Motors Tang Wensheng menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan MPMRent dalam memilih produk Wuling sebagai bagian dari armada operasional.

Menurutnya, pengadaan ini bukan hanya hubungan bisnis, melainkan bentuk kemitraan jangka panjang untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

 

Alasan Pilih Wuling BinguoEV Lite

Pemilihan Wuling New BinguoEV Lite oleh MPMRent didasarkan pada sejumlah pertimbangan operasional. Model ini dinilai menawarkan kombinasi efisiensi, fungsionalitas, dan value for money yang sesuai dengan kebutuhan fleet korporasi.

Beberapa keunggulan yang menjadi pertimbangan antara lain Kabin dan bagasi yang lapang untuk kebutuhan operasional harian, jarak tempuh yang andal untuk mobilitas dalam kota, dilengkapi fitur fast charging untuk mendukung produktivitas armada, sertaefisiensi biaya operasional dibanding kendaraan konvensional.

Dengan karakteristik tersebut, kendaraan ini dianggap cocok untuk mendukung kebutuhan mobilitas perusahaan yang dinamis.

Wuling Motors sendiri telah menjadi salah satu pemain penting dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Berbagai produk EV yang terus dikembangkan menjadi bagian dari upaya memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan di pasar nasional.

Kolaborasi dengan MPMRent mempertemukan kekuatan manufaktur Wuling dengan kapabilitas MPMRent sebagai penyedia solusi transportasi korporasi yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan industri.

Sebelumnya, MPMRent juga telah mengimplementasikan penggunaan kendaraan listrik dalam beberapa layanan kepada pelanggan korporasi. Inisiatif tersebut menjadi fondasi awal dalam penguatan portofolio green mobility perusahaan.

Ke depan, MPMRent berkomitmen untuk terus mengembangkan armada EV secara bertahap dan terukur, seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap solusi transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Dengan langkah ini, MPMRent mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain penting dalam transformasi mobilitas korporasi di Indonesia menuju era elektrifikasi.