Pakai Platform Geely, Renault Filante Resmi Mengaspal di Korea Selatan

Renault resmi memperkenalkan Renault Filante, SUV hybrid crossover terbesar di line-upnya untuk pasar Korea Selatan. Model ini, dibangun melalui kerja sama dengan Geely

Diterbitkan 16 Januari 2026, 18:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Renault resmi memperkenalkan Renault Filante, SUV hybrid crossover terbesar di jajaran lini produknya untuk pasar Korea Selatan. Model ini, dibangun melalui kerja sama dengan Geely.

Disitat dari Carnewschina, Renault Filante dibangun di atas arsitektur modular CMA milik Geely, yang juga menjadi basis dari beberapa model lain, seperti Volvo XC40 dan Geely Monjaro.

Dengan panjang 4.915 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.635 mm, SUV ini menjadi kendaraan terbesar yang pernah dipasarkan oleh Renault.

Secara desaiin, Renault Filante tampil dengan garis bodi rendah, bumper bergaya sporty, serta gril tanpa bingkai lengkap dengan lampu LED tajam.

SUV ini tersedia dalam lima pilihan warna bodi, yaitu Satin Universe White, Satin Forest Black, Cloud Pearl, Urban Gray, dan Metallic Black.

Bagian interior, Renault Filante menonjolkan teknologi modern, dengan tiga layar 12,3 inci di konsol tengah, salah satunya khusus untuk penumpang depan serta sebuah head-up display augmented reality berukuran 25,6 inci.

Renault juga menyematkan fitur asistensi suara berbasis AI, pembatalan kebisingan aktif, serta paket bantuan berkendara dengan fungsi emergency steering.

Powertrain Renault Filante

Meski memiliki panjang hampir 5 meter, SUV ini hanya dilengkapi dua baris kursi dengan kapasitas bagasi 633 liter, yang bisa diperluas hingga 2.050 liter dengan kursi belakang dilipat.

Renault Filante mengusung powertrain hybrid tradisional, dengan mesin 1,5 liter dan dua motor listrik yang menghasilkan total 247 hp.

SUV ini juga dilengkapi baterai kecil 1,64 kWh yang tidak dapat diisi secara eksternal, namun diklaim Renault mampu mendukung pengoperasian mode listrik hingga 75 persen pada penggunaan di jalan perkotaan.

Konsumsi bahan bakarnya diperkirakan sekitar 6,6 liter per 100 km.