36 Ribu BMW X3 Ditarik Gara-Gara Gangguan pada Perangkat Lunak Sistem Kemudi

BMW menarik 36.922 unit dari model X3 30 xDrive dan X3 M50 xDrive tahun 2025-2026 setelah mengidentifikasi kelemahan pada perangkat lunak sistem kemudi, yang berpengaruh pada keselamatan.

Diterbitkan 31 Desember 2025, 10:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BMW menarik 36.922 unit dari model X3 30 xDrive dan X3 M50 xDrive tahun 2025 setelah mengidentifikasi kelemahan pada perangkat lunak sistem kemudi, yang berpengaruh pada keselamatan. 

Kelemahan perangkat lunak dalam sistem kemudi dapat menyebabkan pergerakan roda kemudi yang tidak disengaja saat kendaraan dalam keadaan diam pada model X3 30 xDrive dan X3 M50 xDrive.

Dikutip dari laman Bmw Blog, masalah pada kedua model tersebut terkait dengan perangkat lunak sistem kemudi yang kemungkinan besar tidak cukup mumpuni. Masalahnya melibatkan sensor torsi kemudi yang memiliki dua saluran. 

Pasalnya, jika salah satu saluran tersebut mengalami kerusakan saat mobil dalam keadaan diam, baik saat dinyalakan atau tidak, diagnostik perangkat lunak mungkin tidak mendeteksi kondisi tersebut dengan benar. 

Dalam situasi yang jarang terjadi tersebut, BMW mengatakan pergerakan roda kemudi yang tidak disengaja dapat terjadi.

Insiden ini dilaporkan hanya terjadi saat kendaraan dalam keadaan diam, meski begitu, BMW mencatat bahwa gerakan kemudi yang tak terduga tetap berisiko terhadap kecelakaan.

Hal tersebut dikarenakan dapat mengagetkan pengemudi atau terjadi pada saat yang tidak terduga. 

Kronologi terkait insiden tersebut pertama kali terjadi pada 22 Agustus 2025, ketika pergerakan roda kemudi yang tidak terduga diamati selama proses penyalaan kendaraan di pabrik perakitan. 

Kemudian, BMW meninjau lebih jauh terhadap data di lapangan. Satu kasus di lapangan selama proses penyalaan tercatat pada September. 

 

Kasus Lain

Pada 2 Oktober, kasus terpisah melibatkan pergerakan kemudi yang tidak terduga saat kendaraan berada dalam mode berkendara tetapi masih dalam keadaan diam. BMW mengatur agar rak kemudi dilepas dan dikirim ke pemasok untuk dianalisis.

Lebih lanjut, BMW meninjau catatan produksi pemasok di awal Oktober untuk menentukan ruang lingkupnya di samping kasus lapangan tambahan terjadi pada Oktober dan November juga dimasukkan dalam analisis. 

BMW memutuskan pada 4 Desember 2025 untuk berjaga-jaga guna melanjutkan penarikan kembali produk secara sukarela demi keselamatan. 

Sekitar 21 kasus yang mungkin terkait dengan masalah tersebut diungkapkan oleh BMW dan terjadi antara 22 Agustus hingga 4 Desember 2025. Kasus tersebut dipertimbangkan selama tinjauan teknik.Â