Mercedes-Benz Resmi Luncurkan GLC Listrik, Harga Setara Versi Bensin

Tak ingin tertinggal, Mercedes-Benz resmi memperkenalkan GLC versi listrik terbaru, memperluas lini kendaraan listrik premium mereka.

Diterbitkan 24 Oktober 2025, 15:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tren kendaraan listrik terus menguat di berbagai belahan dunia, mendorong produsen otomotif untuk berinovasi menghadirkan mobil yang ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa dan kemewahan. Tak ingin tertinggal, Mercedes-Benz resmi memperkenalkan GLC versi listrik terbaru, memperluas lini kendaraan listrik premium mereka.

Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Mercedes-Benz sebagai salah satu pemain utama di pasar EV (Electric Vehicle) global, terutama di segmen SUV menengah yang kini tengah naik daun.

“GLC telah menjadi model Mercedes-Benz terpopuler dan pemimpin segmen di seluruh dunia selama bertahun-tahun. Dengan GLC listrik yang baru, kami bertekad untuk melanjutkan kesuksesan tersebut,” tulis Mercedes-Benz dalam siaran resminya.

Menariknya, pabrikan asal Jerman itu juga memastikan bahwa harga GLC listrik setara dengan versi mesin pembakaran internal (ICE), menjadikannya salah satu langkah strategis paling berani di pasar kendaraan listrik premium.

Secara tampilan, GLC listrik hadir dengan desain yang tetap membawa DNA klasik GLC, namun disegarkan dengan sentuhan modern. Mobil ini dibangun menggunakan arsitektur khusus kendaraan listrik (EV) yang dirancang untuk efisiensi dan kenyamanan.

Bagian depan menampilkan gril krom beranimasi yang menjadi elemen visual baru khas mobil listrik Mercedes. Sementara itu, lampu depan dan belakang LED yang ramping menambah kesan futuristik sekaligus mempertegas garis aerodinamis bodinya.

Masuk ke bagian interior, Mercedes-Benz menerapkan filosofi “Selamat Datang di Rumah” yang berfokus pada kenyamanan dan pengalaman personal.

Berkat jarak sumbu roda yang bertambah 84 mm, ruang kabin kini lebih lega dibanding versi bermesin bensin. Penumpang depan mendapatkan ruang kepala tambahan 46 mm, sementara penumpang belakang menikmati ruang kaki lebih luas 47 mm.

Ruang bagasi juga tak kalah impresif, dengan kapasitas 570 liter yang bisa ditingkatkan menjadi 1.740 liter saat kursi belakang dilipat.

Tak hanya itu, tersedia frunk (bagasi depan) berkapasitas 128 liter yang dapat dibuka sebagian secara elektrik lewat kontrol sentuh, fitur praktis yang semakin mempertegas identitas EV modern.

Bagian teknologi menjadi daya tarik utama GLC listrik. Mercedes-Benz membekali SUV ini dengan MBUX Hyperscreen terbaru, layar digital berukuran hampir 100 mm yang membentang dari sisi pengemudi hingga penumpang depan.

Sistem ini menghadirkan antarmuka yang intuitif, menyatukan hiburan, navigasi, hingga kontrol kendaraan dalam satu tampilan yang mulus.

Kesan mewah diperkuat dengan pencahayaan ambient hangat serta atap panorama SKY CONTROL berbintang, yang dapat diatur sesuai suasana hati pengemudi dan penumpang.

 

Kelengkapan Lain dan Harga

Seperti tradisi Mercedes-Benz, aspek keselamatan menjadi perhatian utama. GLC listrik dibekali Distance Assist DISTRONIC, sistem bantuan pengemudi adaptif yang dikombinasikan dengan 10 kamera dan 5 sensor radar.

Teknologi ini memungkinkan kendaraan membaca kondisi sekitar secara lebih akurat, membantu pengemudi dalam menjaga jarak, berpindah jalur, hingga mengurangi risiko tabrakan.

Dengan sistem cerdas ini, pengalaman berkendara terasa lebih aman, nyaman, dan mendekati teknologi semi otonom.

Mercedes-Benz memastikan GLC listrik sudah bisa dipesan di sebagian besar negara Eropa, dengan harga mulai dari 71.281 Euro atau sekitar Rp 1,2 miliar.

Pemesanan di Jerman dijadwalkan mulai 29 Oktober 2025, dan menariknya, versi listrik ini dibanderol setara dengan GLC bermesin pembakaran.

Langkah ini menunjukkan ambisi kuat Mercedes-Benz untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar global.

GLC listrik bukan satu-satunya kartu andalan Mercedes-Benz. Produsen asal Stuttgart ini juga mengonfirmasi akan menghadirkan empat model listrik baru dalam waktu dekat, dengan dua di antaranya direncanakan meluncur sebelum akhir 2026.

Kehadiran GLC listrik menjadi bukti nyata bahwa Mercedes-Benz tidak hanya berfokus pada kemewahan dan performa, tetapi juga komitmen terhadap mobilitas berkelanjutan. SUV ini menjadi simbol evolusi merek bintang tiga di era elektrifikasi.