Xiaomi Merana, Peminat Mobil Listrik SU7 dan YU7 Turun Drastis

Harga alih pesanan Xiaomi SU7 dan YU7 turun drastis. Premi yang dulu mencapai Rp 23 juta kini berubah jadi diskon hingga Rp6,9 juta, dipicu spekulasi, antrean pengiriman panjang, dan efek insiden Chengdu.

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 06:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar yang sebelumnya ramai untuk jual-beli alih pesanan (order transfer) mobil Xiaomi kini mengalami penurunan tajam. Pesanan yang beberapa bulan lalu dijual dengan premi lebih dari 10.000 yuan (Rp 23,29 juta, dengan kurs 1 yuan = Rp 2.329) kini justru dilepas dengan diskon besar.

Dilansir Carnewschina, berdasarkan riset pasar media China, Lanjinger, harga pembelian kembali (buyback) untuk pesanan Xiaomi SU7 kini turun menjadi sekitar 1.500 yuan (Rp 3,49 juta).

Sementara pesanan YU7 hanya laku di kisaran 2.000–3.000 yuan (Rp 4,65 juta–Rp 6,98 juta). Kondisi ini membuat kerugian sekitar 3.000 yuan (Rp 6,98 juta) bagi pembeli awal yang menyetor deposit 5.000 yuan (Rp 11,64 juta).

Perubahan drastis ini terjadi hanya beberapa bulan setelah pencapaian besar Xiaomi pada Juni lalu. Saat itu, model YU7 mencatat 200 ribu pesanan dalam 3 menit dan 240.000 pesanan dalam 18 jam sejak peluncuran.

Pada puncaknya, alih pesanan dijual dengan premi antara 3.000 hingga 20.000 yuan (Rp 6,98 juta hingga Rp 46,58 juta) di pasar sekunder.

Saat ini, waktu tunggu pengiriman untuk YU7 masih berkisar 45–48 minggu.

“Dua bulan lalu, orang rela membayar premi 10.000 yuan (Rp 23,29 juta). Sekarang, dengan diskon 3.000 yuan (Rp 6,98 juta) saja, tidak ada peminat,” ujar beberapa dealer mobil kepada koresponden.

Analis pasar yang dikutip Lanjinger menyebut penurunan ini dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain:

  • Ketidakseimbangan penawaran-permintaan: Banyak pesanan awal bersifat spekulatif sehingga menciptakan kelebihan suplai di pasar alih pesanan.
  • Waktu pengiriman: Versi standar YU7 memiliki waktu tunggu hingga 48 minggu.
  • Peristiwa terkini: Insiden di Chengdu memengaruhi sentimen pasar.

 

Harga Bekasnya Tinggi

Meski pasar alih pesanan turun, pasar mobil bekas Xiaomi relatif stabil. Unit YU7 hampir baru dengan jarak tempuh di bawah 100 km masih dijual sekitar 10.000 yuan (Rp 23,29 juta) di atas harga mobil baru, meskipun nilai premi tersebut telah turun dibanding masa awal.

Untuk model YU7 bekas dengan jarak tempuh di bawah 100 km, harga listing umumnya berada sekitar 10.000 yuan (Rp 23,29 juta) lebih tinggi dibanding harga unit baru.

Performa pasar Xiaomi secara keseluruhan tetap kuat. Penjualan pada September mencapai 41.948 unit, menempatkannya di posisi kedua di antara merek kendaraan energi baru.

Hingga kini, Xiaomi telah memperluas jaringan menjadi 402 toko di 119 kota di China, menunjukkan pertumbuhan yang tetap berlanjut meski pasar mengalami penyesuaian.