Toyota Siap Jual Veloz Hybrid Tahun Depan, Ini Bocorannya

Kendaraan elektrifikasi Toyota, yang telah ditunggu-tunggu, yaitu Veloz hybrid dipastikan meluncur tahun depan

Diterbitkan 25 Agustus 2025, 11:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan elektrifikasi Toyota Indonesia yang telah ditunggu-tunggu, yaitu Veloz hybrid dipastikan meluncur dan diproduksi tahun depan. Hal tersebut dipastikan oleh Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto.

"Veloz kan tahun depan (2026). Sudah pasti tahun depan, dua-duanya (produksi dan jual)," ujar Nandi, saat ditemui di sela-sela perayaan 9 juta produksi Daihatsu, di Sunter, Jakarta Utara, belum lama ini.

Lanjut Nandi, saat ini pihaknya terus menyiapkan berbagai model elektrifikasi yang siap diproduksi lokal. Terbaru adalah Toyota bZ4X, yang memang sebelumnya sudah diperkenalkan di gelaran GIIAS 2025.

"Kan sekarang kita sudah ada Innova Zenix, Yaris Cross. Nanti kita tambah dengan Veloz, dan itu juga bZ4X. Semua nanti kita siapkan," tegasnya.

Sementara itu, terkait produksi lokal Veloz hybrid, yang tidak dilakukan pada tahun ini, memang Nandi mengatakan pihaknya ingin secepatnya melakukan perakitan di Indonesia. Namun, memang baru bisa terealisasikan tahun depan.

"Kami maunya sih cepat, tapi memang so far masih tahun depan," tukasnya.

Sebelumnya, beberapa bulan lalu, terkait NJKB Toyota Veloz hybrid sudah muncul di dokumen resmi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 8 Tahun 2024, tepatnya pada halaman 27 di kolom merek Toyota.

Kode Veloz Hybrid di Indonesia

Terdapat dua kode yang berbeda, namun bisa diprediksi, kode tersebut merujuk kepada salah satu model, seperti 1.5 yang berarti model tersebut menggunakan mesin 1,5 liter.

Kemudian, ada huruf 'Q' yang diduga merupakan jenis tipe, dan juga kode huruf HV, yang jika diperkirakan adalah kepanjangan dari hybrid vehicle.

Kemudian, ada kode CVT, yang sepertinya adalah jenis transmisi, dan juga TSS atau Toyota Safety Sense.

Selain itu, terdapat informasi lainnya juga, yaitu tahun pembuatan 2024, hingga bobot kendaraan 1.050 kg, dan nilai NJKB mulai dari Rp 264-284 juta dan DP PKB sebesar Rp 277,2-298,2 juta.

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia