Manfaatkan Teknologi Toyota, Subaru Bertekad Rebut Pasar Eropa

Subaru berencana untuk meningkatkan pangsa pasar kendaraan listriknya di eropa, mengkonfirmasi rencana peluncuran tiga crossover bertenaga listrik baru pada 2026

Diterbitkan 22 Juli 2025, 10:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Subaru berencana untuk meningkatkan pangsa pasar kendaraan listriknya di Eropa, mengkonfirmasi rencana peluncuran tiga crossover bertenaga listrik baru pada 2026. Dikembangkan melalui kerja sama dengan Toyota, ketiga model ini akan mengusung perangkat keras yang akrab dengan pilihan gaya unik khas Subaru, yang kerap memicu perdebatan.

Disitat dari Carscoops, model-model baru tersebut, antara lain Uncharted, Solterra versi facelift, dan E-Outback yang merupakan Trailseeker versi Benua Biru.

Penambahan ini secara efektif akan melipatgandakan jajaran kendaraan listrik Subaru di wilayah tersebut, yang hingga saat ini hanya terdiri dari Solterra. Ketiga kendaraan ini, dibangun di atas platform global e-Subaru, sebuah adaptasi Subaru terhadap arsitektur listrik e-TNGA Toyota.

Sementara itu, yang terdepan adalah Uncharted, versi modifikasi Subaru dari Toyota C-HR+. Crossover ini, menonjol dengan tampilan depan khas Subaru yang mengadopsi elemen-elemen dari Solterra yang diperbaharui, termasuk desain lampu depan dan bumper yang dipahat.

Pelek alloy yang kokoh, melengkapi perubahan eksterior. Di bagian interior, Uncharted mendapatkans etir persegi dan trim interior yang sedikit berbeda, serta fitur-fitur yang sama dengan kembarannya dari Toyota, seperti layar inftainment 14 inci, dan pengisi daya nirkabel ganda.

Sementara itu, konsumen juga dapat memilih konfigurasi penggerak roda depan dan penggerak semua roda, yang keduanya menawarkan performa yang cukup baik.

Tenaga puncaknya mencapai 338 tk (252 kW atau 344 PS), dan varian entry-level menggunakan baterai 57,7 kWh dengan jangkauan 276 mil (444 km).

Pilihan 77 kWh yang lebih besar, meningkatkan jangkauan menjadi 363 mil (584 km) untuk model FWD dan 292 mil (470 km) dengan AWD.

Subaru Solterra dan E-Outback

Sedangkan Subaru Solterra, kembali dengan gaya yang lebih segar, lebih canggih, dan peningkatan di bagian dasar.

Motor listrik gandanya menghasilkan 338 hp (252 kW / 343 PS), menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 123 hp (92 kW) dibandingkan versi aslinya yang memulai debutnya pada tahun 2022.

Lebih lanjut, baterai 73,1 kWh yang lebih besar menghasilkan jangkauan lebih dari 310 mil (500 km) di antara pengisian daya.

Terakhir, Subaru E-Outback adalah kembaran Subaru Trailseeker dan Toyota bZ Woodland versi Eropa. Mobil ini lebih panjang dan lebih lapang daripada Solterra, dengan bagasi yang cukup besar untuk empat koper.

Subaru hanya membagikan satu foto Trailseeker, sehingga E-Outback akan terlihat identik, kecuali lampu sein kuningnya.

Â