Sukses

Penjualan Motor Bebek Yamaha di Jawa Timur Tetap Moncer

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah dominasi skutik, penjualan motor bebek Yamaha ternyata masih menggeliat di wilayah Jawa Timur. Menurut Deputy Director PT Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) Rifany Widjaja, permintaan konsumen terhadap motor bebek tergolong masih tinggi. Namun memang bicara data masih lebih unggul penjualan motor jenis matik.

"Bila dibandingkan dengan daerah-daerah tertentu mungkin tipe matik yang masih mendominasi, di wilayah Jawa tetap matik. Tapi untuk moped ada beberapa segmen yang tetap masuk karena berkaitan dengan sisi fungsionalitas, konsumen mungkin merasa keiritannya lebih baik," kata Rifany di sela-sela acara puncak Maxi Yamaha Day 2022 Banyuwangi, Sabtu (26/11/2022).

Namun sayang dirinya enggan menjelaskan secara rinci terkait angka penjualan motor bebek di wilayah niaga Jawa Timur. Rifany hanya mengatakan bila Jupiter MX dan Jupiter Z jadi model yang populer. 

"Di Jawa Timur model moped yang laris mulai dari MX King 150 kemudian Jupiter Z. Untuk kontribusi kita belum bisa share karena kita coba memenuhi kebutuhan dan kondisi yang ada sekarang," pungkasnya.

Lebih lanjut, Rifany mengatakan, alasan lain mengapa motor bebek masih menjadi opsi bagi sebagian konsumen di daerahnya karena dianggap ringkas dan mampu diandalkan di kondisi jalan yang kurang bagus.

Hingga saat ini garpu tala menjagokan 3 model motor bebek untuk konsumen Tanah Air. Dari website resmi Yamaha Indonesia mereka menawarkan Jupiter MX King 150, Jupiter Z1 dan Vega Force.

Di bawah ini adalah rangkuman harga OTR motor-motor bebek dari Yamaha untuk daerah Jawa Timur dan Jakarta yang diambil dari masing-masing laman resminya.

Jawa Timur

Yamaha MX King 150: Rp26.832.000 - Rp27.245.000

Yamaha Jupiter Z1: Rp21.109.000

Yamaha Vega Force: Rp19.524.000

Jakarta

Yamaha MX King 150: Rp25.180.000 - Rp25.580.000

Yamaha Jupiter Z1: Rp19.320.000

Yamaha Vega Force: Rp17.395.000

Sebagai informasi, perbedaan harga OTR antara Jawa Timur dan Jakarta disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya dari akumulasi biaya pengiriman unit dari pabrik, besaran pajak daerah, dan administrasi ke institusi tertentu.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Data Penjualan Motor Bebek Nasional

Mengacu data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), motor bebek berkontribusi 6,46 persen dari penjualan nasional sebanyak 4.149.947 unit sepeda motor di Januari hingga Oktober 2022. Sementara motor matik menyumbang 87,75 persen, dan sport 5,79 persen.

Pada 2020 dan 2021 total penjualan dari motor bebek bisa dibilang tak berkembang banyak, masing-masing periode hanya mampu menyumbang 6 persen dan 6,30 persen.

Sementara jenis matik tetap absolut, penjualan tiap tahunnya selalu tembus di atas 85 persen. AISI sendiri berisikan 5 anggota merek motor mulai dari Yamaha, Honda, Kawasaki, dan TVS.

Sumber: Oto.com

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS