Sukses

CATL Bakal Jadi Pemasok Baterai Kendaraan Listrik Milik Kia

Liputan6.com, Jakarta - Produsen mobil asal Korea Selatan, Kia telah memilih baterai dari CATL untuk SUV crossover listrik terbarunya, Niro.

Pemilihan perusahaan baterai asal Cina ini, bertujuan untuk memperluas jangkauan pemasok baterai di luar Negeri Ginseng untuk penjualan di dalem negeri.

Dalam sebuah pernyataan resminya, seperti disitat dari Reuters, Selasa (28/6/2022), dengan penjualan kendaraan listrik baterai yang tumbuh secara global, Kia bekerja sama dengan dengan berbagai pemasok baterai untuk mendiversifikasi dan menstabilkan pasokan baterai.

Sementara itu, juru bicara CATL juga mengonfirmasi laporan tersebut, namun tidak menjelaskan detail terkait hal tersebut. CATL yang saat ini, juga mendistribusikan baterainya untuk Tesla Inc dan Volkswagen AG.

Pelacak industri SNE Research mengatakan perusahaan itu memiliki pangsa lebih dari 35 persen dari pasar baterai EV global yang sedang booming. Analis mengatakan pasar bernilai puluhan miliar dolar setahun.

Untuk penjualan EV domestik, Hyundai Motor dan Kia sebelumnya hanya menggunakan baterai dari dua perusahaan Korea Selatan, LG Energy Solution Ltd dan SK On dari SK Innovation Co Ltd.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kia Hadirkan Mobil Listrik Niro PHEV dan EV 2022, Daya Jangkaunya Kini hingga 463 Km

Kia menghadirkan kendaraan listrik terbaru yakni Kia Niro Plug-in Hybrid EV dan varian Niro EV 2022. Produsen otomotif asal Korea Selatan itu akan meluncurkannya untuk pasar Swedia. 

Kia tidak banyak mengubah powertrain yang dihasilkan dari kendaraan ramah lingkungan ini, yakni masih tetap dengan 139 hp (104 kW / 141 PS), versi hibrida plug-in kali ini mendapat peningkatan daya yang sederhana. Sistem PHEV terdiri dari mesin Smartstream 1.6 liter GDI empat silinder dan motor listrik baru yang menghasilkan 83 hp (62 kW / 84 PS), bukan 60 hp (44,5 kW / 61 PS) seperti yang ada pada model lama.

Dengan demikian, output gabungannya adalah 182 hp (136 kW / 185 PS), mewakili peningkatan sebesar 43 hp (32 kW / 44 PS) dari Kia Niro PHEV. Upgrade penting lainnya adalah baterai lithium-ion 11,1 kWh yang lebih besar (naik dari 8,9 kWh) yang memungkinkan jangkauan listrik lebih jauh hingga 60 km (37 mil).

Untuk Kia Niro EV, mobil listrik ini menggunakan motor listrik yang menyemburkan tenaga sekitar 201 hp (150 kW / 204 PS) dan torsi 255 Nm (188 lb-ft). Tenaganya identik dengan generasi sebelumnya meskipun torsinya lebih rendah karena model sebelumnya memiliki torsi sebesar 395 Nm (291 lb-ft).