Sukses

Bergaya Retro, Helm Edisi Terbatas Shoei Bertemakan Marc Marquez

Liputan6.com, Jakarta - Shoei merilis dua model helm spesial yakni Z-8 MM93 Retro dan Glamster MM93 Retro. Keduanya mengusung replika desain grafis helm Marc Marquez yang dikenakan saat MotoGP Jerman 2021 dan juga terinspirasi oleh livery balap GP klasik dari era 1970-an dan 1980-an

Grafis anyar itu menempel di kedua helm berjenis full face. Masing-masing berwarna dasar putih matte, dengan aksen biru dan merah yang juga tampil dengan hasil akhir matte. Tak lupa juga menempel nomor khas Marc Marquez ‘93’.

Selain itu, terdapat pula di beberapa bagian yang diberikan aksen berkilau. Memberikan kesan reflektif saat digunakan pada malam hari. Secara keseluruhan, penggunaan garis dan sudut yang cerdik menambah kesan kecepatan yang diinginkan oleh setiap pembalap di setiap era.

 

Shoei Z-8 MM93 Retro ini dijadwalkan rilis pada Agustus 2022 di pasar Jepang. Dijual secara terbatas dan pesanan baru dibuka pada Oktober 2022.

Helm Shoei ini tersedia dalam ukuran mulai dari XS hingga XXL, dengan harga 69.300 Yen (Rp 7,9 jutaan). Sementara untuk Shoei Glamster MM93 Retro juga dilepas ke pasar pada Agustus 2022. Ukuran untuk Glamster berkisar dari S hingga XXL, dengan harga 59.400 Yen (Rp 6,8 jutaan).

Shoei Z-8 MM93 Retro dan Glamster MM93 Retro merupakan rilisan terbatas, dan pihaknya menyarankan untuk bertanya ke dealer Shoei resmi. Sebab kedua produknya itu kabarnya tidak dijual ke semua negara.

Pasar Jepang misalnya, mendapatkan kedua model helm ini, tetapi pasar Eropa hanya mendapatkan Glamster, dan pasar Amerika Serikat tidak mendapatkan salah satu dari helm ini pada Mei 2022. Sementara Indonesia belum ada kabar kepastian barang ini masuk atau tidak.

Menyoal spesifikasi, helm seri Z Shoei selalu dirancang agar ringkas dan ringan. Menampilkan desain sporty dan fungsionalitas yang ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan lebih saat berkendara.

Untuk tipe Z-8 memiliki fitur yang tergolong canggih dan modern. Desain cangkang yang sporty menawarkan kekakuan tinggi, dengan karakteristik keamanan sangat baik meski ukurannya ringkas.

Ia mengadopsi pelindung/visor CWR-F2 yang baru dikembangkan, menampilkan bentuk permukaan segi empat dengan mengoptimalkan kelengkungan dan ketebalan pada posisi tertentu. Tujuannya untuk meningkatkan karakteristik optik dan meminimalkan distorsi.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Sistem Penguncian Visor

Untuk mekanisme penguncian visor diberikan sistem kunci tengah satu langkah yang mudah digunakan. Menjaga agar visor tidak terbuka secara tidak sengaja. Saat menutup cukup kaitkan tab pengait ke tombol kunci. Untuk melepaskan cukup tekan tombol yang tersedia di tengah.

Bahan untuk inner terbukti dapat menyerap kelembapan dan cepat kering. Pakai material kain lembut untuk area yang mungkin bergesekan dengan kulit pengendara saat memakai atau melepas helm.

Selain membuat helm lebih mudah dipakai dan dilepas, bantalan pipi yang baru dirancang memberikan rasa tebal dan lembut sesuai dengan kontur leher pengendara, sekaligus mencegah kebisingan masuk ke helm.

Kemudian sudah diberikan pinlock, bantalan telinga buat mereduksi bising, generator vortex, EQRS (Emergency Quick Release System) serta sistem ventilasi efisiensi tinggi yang secara efektif mendorong aliran udara melalui helm.

Sedang Shoei Glamster merupakan helm full face ala pembalap era 80an. Dimulai dari shell yang ringkas dan membulat, serta bentuk ventilasi model lubang. Aliran udara di bagian dahinya mirip Shoei X-11, modelnya digeser. Logo Shoei yang dipakai juga pakai font lawas, identik dengan Shoei era pembalap MotoGP GP500.

Meski modelnya klasik, material shell-nya pakai fiberglass AIM (Advanced Integrated Matrix), agar lebih tahan benturan. EPS di dalamnya juga pakai model multi density alias punya beragam ketebalan, yang sudah diriset untuk meredam benturan kepada kepala saat terjatuh.

Liner interiornya yang model 3D juga bisa dilepas untuk dicuci, mirip dengan model helm full-face masa kini. Visornya bernama Shoei CPB-1 model flat ala helm balap, dan sudah mendukung antifog Pinlock.

Sumber: Oto.com