Sukses

Pamerkan Vision-S 02, Sony Siap Transformasi Jadi Produsen Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai perusahaan yang dikenal sebagai pembuat perangkat elektronik, Sony sebelumnya sempat menekankan tidak tertarik untuk masuk industri otomotif dengan menjadi produsen mobil. Namun, jenama asal Jepang ini tinggal selangkah lagi untuk menjadi pabrikan kendaraan setelah memamerkan model kedua crossover listrik tujuh penumpang yang disebut Vision-S 02 pada gelaran CES 2022.

Dilansir Autoblog, Kamis (5/1/2022), model ini akan menampilkan daftar panjang teknologi canggih Sony, dengan bahasa desain yang bersinggungan Vision-S 01.

Vision-S 02 memiliki dimensi panjang 192,7 inch, lebar 76 inch, tinggi 65 inch, dan ground clearance 6,2 inch. Dengan kata lain, model terbaru ini lebih pendek 2 inch dan lebih rendah 5 inch serta lebih lebar 6 inch dari Mercedes-Benz GLE.

Mobil listrik ini dibangun di atas platform yang sama dengan Vision-S 01, sehingga dilengkapi dengan sistem suspensi udara, dan ditenaga sepasang motor listrik yang mampu menghembuskan daya sebesar 268 Tk. Selain itu, Sony Vision-S 02 juga dilengkapi dengan sensor gambar dan teknologi LiDAR yang memberikan pandangan 360 derajat dari lingkungan operasinya, meskipun mobil ini tidak memiliki sistem otonom penuh.

Perusahaan mengatakan sedang menunggu persetujuan pemerintah untuk merilis sistem bantuan pengemudi level 2 + di Eropa. Insinyur berharap otonomi penuh akan tiba cepat atau lambat sehingga dapat bereksperimen dengan koneksi 5G latensi rendah, terutama dengan melakukan eksperimen mengemudi yang menghubungkan Jepang dan Jerman.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Sistem hiburan

Sony Vision-S 02 tentu saja mencerminkan keahlian perusahan dengan sistem hiburan canggih, termasuk suara yang dihasilkan Vision-S 02 saat berakselerasi dan melambat serta tampilan sistem infotainment.

Speaker yang terintegrasi ke dalam kursi menciptakan apa yang disebut perusahaan sebagai efek suara tiga dimensi, dan Sony mencatat bahwa Vision-S 02 menawarkan pengalaman menonton film berkualitas tinggi dengan layanan video digital terintegrasi penuh yang disebut Bravia Core yang menghasilkan gambar ke layar panorama untuk penumpang depan, dan layar individu untuk yang duduk di belakang.

Penumpang dapat memainkan game PlayStation favorit, dan tidak perlu membawa konsol karena sistem infotainment crossover dapat mengakses perangkat dari jarak jauh. Atau, pengguna dapat memainkan sejumlah game lain yang tidak ditentukan karena tidak disimpan di cloud.

3 dari 3 halaman

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia