Sukses

Seberapa Nyaman Peugeot 3008 Active, Simak Ulasannya

Liputan6.com, Jakarta - Peugeot 3008 Active telah diluncurkan beberapa waktu lalu di Indonesia. Begitu juga dengan 5008 Active, yang melengkapi jajaran line-up yang terlebih dahulu hadir, yaitu tipe Allure Plus.

Setelah resmi dijual di pasar nasional, Astra Peugeot kemudian mengajak beberapa media nasional termasuk Liputan6.com, untuk mencoba line-up terbaru dari pabrikan asal Perancis ini. Rute yang dipilih untuk menguji kenyamanan kendaraan tersebut, adalah Jakarta-Cirebon.

Dalam sesi test drive, Liputan6,com berkesempatan untuk menjajal Peugeot 3008 Active. Berangkat dari kantor pusat Astra Peugeot, di kawasan Sunter, Jakarta Utara, kami langsung bertindak sebagai pengemudi.

Duduk di belakang setir, kesan pertama yang dirasakan, adalah jok tidak terlalu empuk, namun tetap nyaman memeluk badan dengan sempurna.

 

Pasalnya, untuk varian Active, jok menggunakan kombinasi leather dan fabric. Begitu juga saat mengatur posisi berkendara sangatlah mudah, karena semua pengaturan jok sudah otomatis.

Pengaturan kemudi, juga sudah terdapat fitur tilt dan telescopic, sehingga menemukan posisi berkendara sudah sangat mudah.

Keluar dari kantor Astra Peugeot, kami langsung menuju jalanan perkotaan dengan lalu lintas yang cukup padat, sebelum memasuki jalan bebas hambatan.

Dengan diameter setir yang kecil, daya pandang saat mengemudikan 3008 Active ini cukup luas, baik ke jalanan maupun panel meter.

Fitur i-cockpit yang menjadi ciri khas Peugeot, membuat suasana berbeda. Tapi, dengan status sebuah mobil SUV, kami merasa ketika mengemudikan 3008 Active ini lebih ke arah mobil sport.

2 dari 4 halaman

Performa

Melaju di jalan tol, tidak ada masalah sama sekali terkait performa dan handling. Dengan mesin berkapasitas 1.598cc empat silinder twin scroll turbo high pressure, mobil ini mampu menghembuskan daya hingga 164,7 Tk pada 6.000 rpm dan torsi puncak sebesar 240 Nm pada 1.400 rpm.

Dorongan tenaga begitu menjabak dari mobil ini, dengan akselarasi yang responsif karena didukung transmisi otomatis hidrolik enam percepatan.

Tidak hanya itu, untuk menambah tenaga mobil ini, juga disedikan pilihan mode sport, sehingga rpm akan terjaga di rpm tinggi.

Sementara itu, untuk fitur cruise control, yang memang saat ini cukup penting, agar pengemudi tetap nyaman di jalanan tol, bisa diaktifkan dari tuas belakang yang terletak di setir kiri.

Selain itu, untuk menambah kenyamanan mengemudi, mobil ini juga sudah dilengkapi berbagai tombol pengaturan hiburan di kemudi.

3 dari 4 halaman

Kenyamanan sebagai Penumpang

Ketika berhenti di rest area menuju Cirebon, kami mencoba bertukar posisi di mana rekan satu mobil bergantian menjadi pengemudi dan Liputan6.com mencoba kenyaman sebagai penumpang.

Seperti halnya jok pengemudi, jok penumpang juga sama nyamannya. Ditambah dengan arm rest di tengah kursi, juga menambah kenyamanan saat menjadi penumpang.

Selain itu, terdapat juga dua cup holder, ketika ingin menarup cup minuman atau kopi dan menikmatinya selama di perjalanan.

Di dekat kaki, terdapat dua bilah kisi AC dan juga port USB untuk penumpang mengisi baterai smartphone. Terdapat juga beberapa kompartemen penyimpanan barang di bagian belakang, yaitu di balik kursi dengan dan trim pintu.

Berbicara keluasan kabin, dengan penumpang tinggi badan 170-an cm dan berat 85-an kg, masih dirasa cukup nyaman. Dengan legroom dan headroom yang masih sangat luas.

Kesimpulan

Dengan performa dan kenyamanan yang ditawarkan oleh Peugeot 3008 Active, mobil ini masih cukup bisa menjadi alternatif pilihan di tengah maraknya segmen SUV di Indonesia. Mobil ini, dari segi harga bersaing dengan model asal Jepang, seperti Mitsubishi Pajero Sport dan juga Toyota Fortuner.

Begitu juga dari segi kenyamanan, juga bisa menjadi pilihan di tengah SUV asal Eropa lainnya. Meskipun, di varian Active ini, memang ada beberapa fitur yang dihilangkan, seperti panoramic sunroof.

Berbicara soal konsumsi bahan bakar, dengan tangki volume 53 liter, Peugeot 3008 Active ini sama sekali tidak mampir ke SPBU. Dan ketika tiba kembali ke Astra Peugeot Sunter, bahan bakar masih bisa untuk menempuh jarak 170 km yang tertulis di panel meter.

4 dari 4 halaman

Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19