Sukses

Dua SMK Binaan Honda di Lombok Terima Donasi Sepeda Motor dan Alat Praktik

Liputan6.com, Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan donasi kepada dua SMK yang menerapkan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda, yaitu SMK Negeri 1 Gangga, Kab. Lombok Utara dan SMK Negeri 2 Praya Tengah, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Adapun donasi yang disalurkan berikan berupa satu unit sepeda motor dan seperangkat alat praktik untuk menunjang proses belajar mengajar Kurikulum TBSM Astra Honda.

Khusus untuk SMK Negeri 1 Gangga terdapat tambahan donasi senilai Rp 50 juta dari Yayasan AHM karena sekolah ini sempat terdampak bencana gempa beberapa waktu yang lalu.

"Dukungan, monitoring program, dan apresiasi akan terus kami berikan agar SMK mitra binaan dapat bersama-sama mewujudkan link and match dunia pendidikan dan industri di Indonesia," terang General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin.

Tidak hanya sekadar memberikan donasi, AHM juga melakukan monitoring dengan meninjau langsung fasilitas serta kegiatan belajar mengajar Kurikulum TBSM Astra Honda di masing-masing SMK.

AHM juga berkesempatan menyaksikan langsung praktik Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Honda yang berlangsung di Tempat Uji Kompetensi (TUK), SMKN 2 Praya Tengah.

Berlokasi di luar Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, SMK mitra binaan Astra Honda ini berhasil membuktikan bahwa SMK di daerah juga memiliki kualitas berstandar industri dan mampu unjuk gigi dalam ajang bertaraf nasional.

SMK Negeri 2 Praya Tengah pun berhasil lolos dalam tahap seleksi tingkat provinsi dan terpilih menjadi wakil Provinsi NTB pada gelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Miliki Bengkel Umum

SMKN 2 Praya Tengah juga memiliki bengkel sepeda motor yang dibuka untuk masyarakat umum. Mereka menamainya 'Bengkel Motor Smekdu'.

Bengkel dengan tiga stall ini hanya memiliki satu mekanik yang juga alumni SMK 2 Praya Tengah.

"Mekanik ini dibantu oleh siswa-siswa yang sudah kami pilih dengan kriteria tertentu dan sistemnya ganti-gantian. Kalau bengkel sedang ramai, kadang saya turut bantu juga," ujar Ahmad Padli selaku Kepala Bengkel, sekaligus Kepala Unit Produksi SMK 2 Praya Tengah.

Menyoal biaya servis ringan untuk sepeda motor, Ahmad menyebut lebih terjangkau dari bengkel resmi. "Yang pasti biayanya lebih murah dari bengkel resmi. Misalkan servis ringan di bengkel resmi ongkosnya Rp 60 ribu, di sini (Bengkel Smekdu) Rp 50 ribu saja," katanya.

Lebih lanjut Ahmad menyampaikan, konsumen yang datang ke bengkel tidak lah menentu. Dalam sehari, pengunjungnya antara tiga sampai lima motor saja. Bengkel ini menyediakan beragam suku cadang fast moving dan juga pelumas.

"Kalau spare part yang dibutuhkan tidak ada, akan kami carikan di AHASS terdekat, jadi keasliannya terjamin," tambahnya.

Untuk diketahui, bengkel ini memiliki beragam layanan mulai dari servis ringan, tune up, ganti oli, ganti ban, tambal ban, hingga cas aki.