Sukses

Ratusan BMW dan MINI Laris Manis Selama 11 Hari

Liputan6.com, Jakarta - Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 telah berakhir. Tak sedikit sejumlah perusahaan otomotif sumringah atas capaian penjualan selama pameran yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, 19-29 April 2018.

Hal ini juga terjadi pada merek mobil premium, BMW Group Indonesia, yang mengklaim mengalami peningkatan sebesar 30 persen dari pameran yang sama di tahun lalu atau lebih dari 600 unit mobil terpesan mulai dari brand BMW maupun MINI.

Menurut President Director BMW Group Indonesia Karen Lim, bertempat di hall D dengan luas lahan 860 meter persegi, BMW puas dengan penjualan selama IIMS 2018.

“Hal ini buktikan kepemimpinan BMW Group Indonesia dalam hadirkan layanan terbaik bagi para pengunjung IIMS 2018,” ungkap Karen dalam keterangan tertulis, Kamis (3/5/2018).

Karen menyatakan, antusiasme dan respon positif terhadap produk dari BMW dan MINI yang selama IIMS 2018, menjadi pelengkap keberhasilan BMW Group Indonesia.

Adapun pemesanan kendaraan BMW tertinggi dibukukan model BMW Seri 3, yang kemudian diikuti oleh BMW Seri 5 dan BMW X1. Sementara itu brand legendaris MINI ditempati MINI 3-Door dan all new MINI Countryman hadir sebagai dua model dengan penjualan terbaik selama IIMS 2018.

Namun sayang BMW dan MINI tidak menyebutkan secara detail berapa angka pemesanan dari masing-masing merek.

 

2 dari 3 halaman

Audi Kesulitan Kejar BMW dan Mercedes-Benz di Indonesia

Pasar mobil premium Tanah Air bisa dibilang dikuasai oleh tiga pemain besar, yakni BMW, Mercedes-Benz, dan Audi. Namun, untuk pabrikan terakhir yang disebutkan, penjualannya masih berada di bawah dua merek yang sama-sama berasal Jerman tersebut.

Saat ini, untuk bersaing di pasar otomotif dalam negeri, PT Garuda Mataram Motor (GMM) sebagai distributor resmi Audi di Indonesia, tengah mengandalkan dua model andalnnya, yaitu Audi A3 Sportback dan juga Audi Q5.

"Untuk backbone kita, memang masih dua model. Audi A3 Sportback dan Audi Q5. Penjualan, dua model ini menyumbang 70 persen," jelas Herry Noverino, Marketing and PR Dept PT GMM, saat berbincang dengan wartawan di Mall Kota Kasablanca, Rabu (2/5/2018).

Untuk detail penjualan, memang pihak Audi belum bisa menyebutkan angkanya. Namun, Audi Q5 menyumbang 40 persen, sedangkan Audi A3 Sportback menyumbang 30 persen penjualan Audi secara keseluruhan.

"Sisa 30 persen lainnya, disumbangkan model lain, seperti Audi A4, A5, A6, Q3, dan Q7," tegasnya.

Sementara itu, penjualan Audi di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, penjualan Audi tidak begitu baik. Bahkan, pencapaian tahun ini turun 20 persen dibandingkan tahun lalu.

"Untuk unit, masih belum. Proses di Audi cukup lama, karena dari konsumen oke sampai clossing butuh waktu tiga bulan, karena masalah harga karena cukup tinggi," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
BMW i4 Mulai Diuji, Siap Produksi Massal pada 2021
Artikel Selanjutnya
Pajak Naik, BMW Yakin Konsumennya Tak Akan Kabur