Sukses

Penjualan Mobil Bekas di Jabodetabek Naik, Gara-Gara Skema Ganjil Genap?

Liputan6.com, Jakarta - Skema ganjil genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur berhasil mengurangi tingkat kemacetan di tol Cikampek arah Jakarta. Di samping itu, pengaturan kendaraan pribadi ini turut mendongkrak penjualan mobil bekas di wilayah Jabodetabek.

Herjanto Kosasih selaku pengelola bursa mobil WTC Mangga Dua, Jakarta dan Bursa Mobil Resinda, Karawang mengatakan, terjadi peningkatan penjualan dalam dua pekan terakhir atau selepas skema ganjil genap mulai diberlakukan pada 12 Maret lalu.

"Jika rata-rata penjualan dalam satu minggu berkisar 400 sampai 450 unit, khusus dua minggu terakhir rata-rata per pekannya bisa menembus 500 sampai dengan 550 unit. Atau jika dirata-rata, mengalami kenaikan sebesar 25 persen," ucap Herjanto dalam keterangan resminya.

Pria yang juga menjabat sebagai Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua itu menyebut, angkutan umum yang kurang memadai membuat peningkatan penjualan mobil bekas terjadi untuk menyiasati skema ganjil genap.

"Kalau untuk masyarakat yang setiap pagi melewati tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, beralih ke kendaraan umum tentu bukan pilihan yang nyaman buat mereka. Makanya tidak heran jika banyak konsumen yang berasal dari wilayah Bekasi dan sekitarnya sekarang banyak yang mencari mobil bekas untuk menyiasati skema ganjil genap tersebut," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sebagai pemain lama di bursa mobil bekas, Herjanto menjamin jika unit yang ditawarkan dijamin bebas dari penipuan, bebas calo, bukan barang bekas banjir ataupun kecelakaan serta memiliki surat-surat yang sah.

Guna merangsang penjualan agar lebih tinggi, bursa mobil yang dikelola Herjanto menggandeng salah satu forum jual beli online yang menyediakan katalog mobil bekas serta layanan cek fisik.

"Jadi calon konsumen cukup mengakses website tersebut cari mobil yang diinginkan, jika tidak punya waktu untuk mengecek fisik mobil, bisa dibantu oleh tim inspeksi garasi yang dilengkapi oleh montir andal dari bengkel Nawilis yang akan melakukan pengecekan pada 170 poin, sehingga bisa dijadikan pedoman apa mobil incarannya layak untuk dibeli atau tidak," pungkasnya.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Atasi Macet Jakarta, Polda Metro Lebih Setuju Penerapan ERP Ketimbang Ganjil Genap
Artikel Selanjutnya
Pengecualian Aturan Ganjil-Genap bagi Taksi Online Tak Adil