Sukses

Jokowi Beli Chopperland Karena Posisi Duduknya Nyaman

Liputan6.com, Jakarta - Motor custom garapan Elders Garage dan Kickass Choper resmi dipinang Presiden Joko Widodo. Motor yang disebut Chopperland ini, dibeli orang nomor satu di Indonesia itu dengan mahar Rp 140 juta.

Motor bergaya chopper dengan basis Royal Enfield Bullet 350cc ini sendiri, sudah diantar oleh para modifikator Tanah Air ke Istana Bogor, Sabtu (20/1/2018). Kedatangan motor berkelir emas ini, langsung diterima oleh Jokowi pukul 10:20 WIB.

Punggawa Kickass Chopper, Veroland menduga, ketertarikan Presiden terhadap motor custom-nya itu karena posisi setang yang agak tinggi.

"Chopper itu memang posisi duduknya lebih rendah, lebih santai tapi setangnya agak tinggi. Mungkin wajar juga Pak Jokowi tertarik, karena melihat posisi duduknya lebih santai aja daripada motor-motor lain," jelas Vero.

Lanjut Vero, Chopperland sendiri memang dibangun dengan banyak menggunakan produk lokal, seperti rangka dan jok. "Rangka dibuat di sini (Jakarta), sementara jok kulit buatan Bandung," ucap Vero.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi pertama kali melihat motor tersebut saat perayaan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017 silam. Saat itu, Presiden sempat mencoba duduk di motor tersebut, hingga akhirnya jatuh hati dan langsung memesan motor tersebut.

 "Semula harganya Rp150 juta, saya tawar, jadinya Rp140 juta," tutur Jokowi.

1 dari 2 halaman

Syarat untuk Jokowi

Pada 28 Oktober 2017, Elders garage dan Kickass Chopper diundang sebagai perwakilan dari industri kreatif di Indonesia. Gentlemen's Pact selaku perwakilan dari dunia motor custom, membawa Chopperland tersebut.

"Saat kita tunjukkan motor, Pak Jokowi terkagum sama motornya. Ini motor buat dia sangat menarik dan dia kepengen tahu lebih lagi. Lalu, selesai acara, Pak Jokowi telepon staffnya untuk tanya motor yang tadi dicoba dijual atau tidak," kata Heret Frasthio, Pendiri Elders Garage.

Saat mendapat kabar Jokowi menanyakan motor cutom-nya, dan berniat untuk membelinya pria ramah ini sempat dilema.

"Kita merasa dapat apresiasi banget tapi sedikit dilema karena motor itu sebenarnya adalah motor contoh dan memang kita rencanakan dikirim ke Jepang untuk eksibisi bareng Kustomfest," ujarnya.

Sampai akhirnya, mereka memutuskan untuk berbicara dengan pihak internal karena harus membuat motornya lagi.

"Akhirnya kita putuskan untuk dijual. Saat kita infokan untuk dijual, kita juga infokan satu permintaan kita ketika sudah jadi, kita boleh bawa motornya pameran di Yokohama. Akhirnya, kita deal dan kita diizinkan juga untuk mengirimkan motornya dan motornya baru kembali ke Jakarta kurang lebih tanggal 15 kemarin," pungkasnya.

 

Artikel Selanjutnya
Mau Mudik Pakai Boks Motor, Perhatikan Hal Ini
Artikel Selanjutnya
Tips Memilih Boks Motor untuk Mudik