Sukses

Perdana, Pencinta Merek Mobil Prancis Kumpul di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Merek mobil-mobil non-Jepang rupanya cukup menggeliat di Indonesia. Setidaknya hal ini terlihat dari sejumlah merek mobil Prancis yang tergabung di acara Saturday French Automobilie Meet-Up 2017 di Apartemen Synthesis Residence Kemang, Ampera, Jakarta, Sabtu (30/9/2017).

Acara perdana ini sedikitnya diikuti lebih dari 50 model mobil terbaru dan lawas dari berbagai merek otomotif Prancis, seperti Peugeot, Citroen, Renault dan SimCa.

Ketua panitia acara Sonny Boedhiwibowo mengatakan, event ini merupakan seperti mimpi karena mampu menghadirkan beberapa merek sekaligus dalam satu tempat.

“Dengan tekad dan berkat kerja keras, akhirnya kami berhasil mewujudkan impian terbesar sekaligus menginspirasi teman-teman klub dan komunitas mobil Prancis lainnya,” ucap Sonny kepada wartawan.

Acara ini setidaknya dihadiri beberapa komunitas, seperti Indonesia Peugeot 306 Community, Citroen Club Indonesia (CCI), Renault Indonesia (RI) dan PeReCi French Car Enthusiasm.

Selain itu, event perdana ini juga diselenggarakan bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun Indonesia Peugeot 306 Community ke-12.

Event Saturday French Automobilie Meet-Up 2017 juga diisi dengan pemotongan tumpeng ulang tahun Indonesia Peugeot 306 Community, talkshow seputar bahan bakar, pemutaran video tentang sejarah mobil Prancis, dan sesi Safety Driving Course yang dibawakan oleh Road Safety Association (RSA).

Selain itu, ada juga beberapa aktivitas lainnya, seperti Hot Wheels Fun RaceFun Photo Contest & Hasta, dan ditutup pengumuman hasil automobile show & fun contest yang ditentukan dari pilihan terfavorit seluruh pengunjung.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

2 dari 2 halaman

Jumlah Penjualan Mobil-Mobil Non-Jepang Saat Ini

Sejumlah merek mobil asal Jepang masih mendominasi penjualan otomotif nasional. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat setidaknya ada 13 merek mobil asal Jepang di Indonesia.

Selama Januari-Agustus 2017, merek-merek kendaraan asal negeri Sakura menorehkan wholesales (penjualan pabrik ke dealer) sebanyak 706.790 unit. Angka tersebut naik 3,8 persen dari periode yang sama di tahun lalu yang tembus 680.103 unit.

Dari 13 merek mobil asal Jepang, market share paling tinggi selama delapan bulan di 2017 diraih Toyota, dengan raihan sebesar 36,6 persen atau sebanyak 261.599 unit.

Sedangkan di urutan kedua dan ketiga terdapat Daihatsu dan Honda. Masing-masing market share-nya mencapai 17,4 persen dan 17,3 persen atau 124.726 unit dan 123.628 unit.

Di posisi keempat terdapat Suzuki dengan market share 10,1 persen atau 71.925 persen dan Mitsubishi ke lima mencapai 70.564 unit atau market share-nya sebanyak 9,9 persen.

Beberapa merek otomotif Jepang lainnya yang ada di Indonesia, yakni Hino, Nissan, Isuzu, Datsun, Mazda, Lexus, UD Trucks dan Infiniti.

Lalu, bagaimana dengan merek mobil non-Jepang, apakah sama larisnya di Indonesia?

Menurut data Gaikindo, merek mobil dari Eropa dan Amerika memang tak sebesar merek Jepang. Setidaknya ada 10 merek otomotif non-Jepang dari Eropa dan Amerika yang masih eksis di Indonesia.

Loading