Sukses

Mercedes-Benz Tunggu Permintaan Jokowi untuk Ganti Mobil

Liputan6.com, Jakarta - Mobil dinas Presiden Joko Widodo beberapa waktu membuat geger masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan sedan Mercedes-Benz S600 Guard yang digunakan saat kunjungan kerja mogok di Kalimantan Barat.

Kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi selama dua tahun lebih Jokowi menjabat. Pasalnya, mobil ‘warisan’ era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut telah empat kali mogok. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur.

Kabar mogoknya mobil RI 1 itu rupanya dipantau oleh pihak Mercedes-Benz Indonesia yang saat ini dipegang PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI).

Menurut Deputy Director Sales Operation PT MBDI Kariyanto Hardjosoemarto, saat ini mobil dinas yang digunakan mantan Wali Kota Solo itu telah diperbaiki.

“Sudah ditangani dengan baik, penyebabnya apa? Ada, tapi saya tidak bisa sebut kenapanya,” ucap Kari saat ditemui usai acara peluncuran Mercedes-Benz E-Class di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta, Jumat (7/4).

Kata Kariyanto, setiap mobil dengan usia di atas 10 tahun memang tak menutup kemungkinan terjadi sesuatu. Namun mogoknya mobil bisa disebabkan beberapa faktor.

“Tapi rata-rata, kalau dirawat baik akan tetap baik-baik saja. Bahkan di klub-klub itu sampai 10-15 tahun masih bagus. Kerusakan itu kan bisa saja muncul,” ujar Kariyanto.

2 dari 2 halaman

Next

Permintaan Mobil Baru dari Presiden

Mobil dengan sejumlah fitur lengkap akan kenyamanan, memang kerap digunakan sejumlah pemimpin negara di dunia. Ini tak lain untuk menunjang sejumlah kegiatan mereka saat melakukan kunjungan kerja.

Mobil mogok seperti yang terjadi pada Jokowi, memang membuat heran masyrakat. Tentunya jika dilihat dari kondisi mobil yang telah memasuki usia ke-10 tahun, maka harus diganti.

Lantas apakah Mercy kembali mendapatkan permintaan mobil untuk kendaraan dinas presiden?

Kari menegaskan, bahwa saat ini perusahaan belum mendapatkan informasi apapun soal pergantian mobil kepresidenan.

“Saya juga mengikuti pemberitaan terus, dan saat ini kan presiden belum ganti. Tapi kami selalu siap,” ucapnya.