Toyota Nasihati VW, Ada Apa?

Toyota punya saran sendiri untuk VW agar bisa melewati kasus Dieselgate.

Diterbitkan 30 Oktober 2015, 17:13 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tokyo - Skandal penipuan emisi (Dieselgate) yang dilakukan Volkswagen (VW) bukan hanya menarik perhatian konsumen, tetapi juga kompetitor. Salah satunya adalah Toyota. Mereka memiliki saran tersendiri untuk VW.

Melansir Independent Online, Jumat (30/10/2015), saran Akio Toyoda selaku CEO Toyota kepada VW sebetulnya sangat sederhana. Menurut mereka, VW seharusnya tidak fokus untuk menjadi pabrikan nomor satu di dunia.

Toyoda menceritakan pengalaman perusahaannya sebagai contoh. Saat mereka mengalami penarikan/recall besar, pabrikan asal Jepang tersebut mengubah tujuan perusahaan dari yang awalnya bersifat kuantitas, menjadi kualitas.

"Toyota memiliki masalah kualitas di masa lalu, dan karena masalah itu, kami mampu merestrukturisasi dan mereformasi perusahaan. Kami berkomitmen kuat untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama," ujar Toyoda.

Baca Juga

  • Skandal VW Tercium Sejak 2007?
  • Skandal Dieselgate, Masihkah Orang Jerman Percaya Kualitas VW?
  • Toyota Geser Kepemimpinan Volkswagen Berkat Dieselgate

Ia menuturkan, Toyota tidaklah terlalu memikirkan volume penjualan. "Kami memiliki target yang jelas untuk meningkatkan volume, tapi kami ingin semua orang melihat Toyota sebagai pabrikan mobil terbaik, bukan terbesar," tambahnya.

Tetapi pada kenyataannya Toyota memanglah pabrikan terbesar. Sampai September lalu, mereka berhasil menjadi pabrik terlaris dengan membukukan penjualan sebesar 7,49 juta unit di tahun ini, mengalahkan VW yang `hanya` mencatatkan angka 7,43 unit mobil di posisi kedua.

Analis dari Advance Research Japan bahkan memprediksi jika Toyota tidak akan tergoyahkan di posisi puncak hingga akhir tahun ini.

(rio/sts)