Liputan6.com, Beijing - Mengemudi dalam pengaruh alkohol maupun obat-obatan terlarang menjadi penyebab utama banyak kecelakaan mematikan di dunia. Meskipun begitu, insiden ini kerap terulang di belahan dunia manapun.Setelah peristiwa kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, peristiwa kecelakaan maut kembali terulang dan mengambil tempat di Provinsi Fujian, Tiongkok.Seperti dilansir dari Motoroids, Sabtu (24/1/2015), sebuah Mercedes Benz G 55 AMG dilaporan telah terlibat kecelakaan beruntun yang memakan korban jiwa. Saat terjadi kecelakaan, pengemudi SUV asal Jerman ini didapati tengah dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol.Menurut penuturan saksi mata, peristiwa yang terjadi pada Kamis (22/1) kemarin diawali aksi ugal-ugalan pengemudi G 55 AMG hingga menabrak taksi bermerek VW Santana. Setelah menabrak taksi, pengemudi G 55 ini masih berusaha melarikan diri hingga menabrak trotoar.Seusai menabrak trotoar, pengemudi G 55 AMG tersebut masih berusaha kabur dan akhirnya menabrak hatchback berwarna merah. Selain dua mobil tersebut, Mercedes Benz G 55 AMG ini masih menabrak VW Jetta dan Nissan Teana sepanjang usaha pelariannya.Menurut kabar, tak kurang sejumlah enam unit mobil menjadi korban dari Mercedes Benz G 55 AMG tersebut. Akibat aksi sembrono itu, seorang wanita pengemudi VW Jetta harus dilarikan ke rumah sakit setempat dengan kondisi kritis.
Mercy G-Class 'Mabuk', Tiga Mobil Jadi Korban
Pengemudi asal Tiongkok yang mengendarai SUV asal Jerman ini didapati tengah berada dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/800383/original/020917600_1422077356-mercedes-g-crash-china-1-660x450.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)