AHM Beri Edukasi Lingkungan Hidup Pada Siswa SMA

Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam melestarikan lingkungan hidup melalui generasi muda‎.

Diterbitkan 22 September 2014, 15:10 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Memperingati hari Ozon Internasional, PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan kegiatan edukasi mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup. Edukasi ini diberikan kepada siswa Sekolah Satu Hati yang terdiri dari 12 sekolah binaan AHM.

Sejumlah 125 orang siswa yang ikut serta dalam program Sekolah Satu Hati tersebut diajak mengenal dan memahami lebih dalam proses produksi maupun produk sepeda motor Honda yang ramah lingkungan.

Adapun sekolah yang terlibat dalam program ini adalah SMAN 13 Jakarta Utara, SMAN 18 Jakarta Utara, SMAN 40 Jakarta Utara, SMAN 41 Jakarta Utara, SMAN 52 jakarta Utara, SMAN 72 Jakarta Utara, SMAN 75 Jakarta Utara, SMAN 80 Jakarta Utara, SMAN 110 Jakarta Utara, SMK Hang Tuah 1 Jakarta Utara, SMK Mitra industri Cikarang, dan SMP Hang Tuah 3 Jakarta.

"AHM terus berupaya mewujudkan komitmennya dalam upaya mengurangi produksi dan pemakaian bahan perusak Ozon dengan terlibat aktif berkontribusi menumbuh kembangkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lapisan ozon sebagai perisai bumi," ujar Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin.

Selain mengenalkan proses produksi dan produk sepeda motor ramah lingkungan, AHM juga menggelar diskusi tentang pentingnya lapisan ozon, faktor-faktor penyebab kerusakaan ozon, potensi kerugian ataupun ancamannya terhadap mahluk hidup apabila kerusakan ozon terus berlanjut. AHM juga menyelenggarakan lomba ‘Main Map’ terhadap pengendalian Ozon, yaitu lomba membuat peta terjadinya lubang ozon dan gagasan untuk mencegah terjadinya lubang ozon.

Melalui lomba ini, para siswa Sekolah Satu Hati binaan AHM diharapkan dapat termotivasi untuk berkontribusi aktif terhadap kelestarian ozon. Sekolah Satu Hati merupakan sekolah binaan AHM guna mewujudkan sekolah dan siswa yang berwawasan lingkungan, berkomitmen terhadap pelestarian seni budaya, dan berkontribusi dalam proses perubahan sosial.

"Kami ingin menularkan virus kepedulian lingkungan kepada para generasi penerus bangsa. Kami berharap mereka dapat melanjutkan dan menyebarkan prinsip green process dan green product seperti yang kami lakukan pada setiap aspek kehidupan yang mereka jalani," tutup Muhibuddin. (Ysp/Des)