Sukses

Benarkah Air Kelapa Lebih Menghidrasi dari Air Putih saat Berolahraga?

Liputan6.com, Jakarta Air kelapa disebut-sebut sebagai minuman alternatif yang lebih sehat untuk menghidrasi dan mengisi kembali elektrolit yang hilang dari latihan keras saat berolahraga.

Namun, ternyata untuk aktivitas olah raga yang lebih ringan, air kelapa tidak selalu merupakan pilihan yang lebih cerdas daripada air biasa.

Jika berolahraga untuk jangka waktu yang lama, seperti berlari setengah maraton mengisi kembali karbohidrat, kalori dan natrium sangat membantu untuk membuat Anda tetap kuat.

Penelitian sebelumnya tentang air kelapa menunjukkan, ada kemungkinan untuk tidak minum air kelapa dibandingkan jenis minuman olahraga lain atau air sebelum atau setelah latihan.

Dalam studi  International Journal of Sport Nutrition dan Exercise Metabolism, seperti melansir laman lifehacker, Sabtu (2/4/2020), para peneliti ingin mengetahui efek hidrasi pada tubuh, jika ada, selama berolahraga.

Penelitian oleh para peneliti dari Northumbria University mengambil sepuluh subyek aktif dan meminta mereka melakukan olah raga bersepeda selama 60 menit, serta tidak lebih dari 65 persen dari upaya maksimal mereka. Kemudian diikuti percobaan waktu 10 km dalam sesi yang sama (dilakukan dua kali terpisah).

Selama pengujian, subjek minum air putih atau air kelapa pada berbagai interval waktu. Peneliti mengukur denyut jantung subjek, tingkat hidrasi dalam urin, perasaan haus dan kenyang, laju keringat, glukosa darah, kadar laktat darah dan beberapa peringkat subjektif lainnya.

 

 

2 dari 2 halaman

Hasil

Pada akhirnya, mereka tidak menemukan bukti bahwa air kelapa  lebih baik daripada air pada kinerja dan penanda lainnya, seperti detak jantung, laju keringat, atau laju aktivitas yang dirasakan.

Temuan ini sejalan dengan apa yang ditunjukkan oleh studi lain seperti ini dalam Fisiologi Terapan, Nutrisi, dan Metabolisme sebelumnya bahwa air kelapa tidak lebih baik untuk hidrasi daripada air.

Yang mengatakan, ukuran sampel kecil dan mereka berolahraga pada intensitas rendah hingga sedang selama kurang dari 80 menit adalah beberapa keterbatasan dalam penelitian ini.

Untuk latihan yang singkat (kurang dari satu jam), air adalah pilihan yang cocok jika Anda tidak membutuhkan kalori. Untuk latihan yang lebih lama dan lebih intens, minumlah air kelapa jika Anda suka rasanya (tetapi tambahkan natrium dan karbohidrat ekstra agar lebih efektif).

 

 

Reporter: Tiara Sekarini