Warga Maluku Diimbau Mewaspadai HUT RMS

Komite Penyelamat Maluku menyerukan kepada umat Islam dan seluruh warga Maluku untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang peringatan HUT ke-55 RMS. Polri dan Brimob diminta tetap di Maluku demi keamanan.

Diterbitkan 19 Maret 2005, 02:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ambon: Ribuan muslim yang tergabung dalam Komite Penyelamat Maluku menyerukan agar umat Islam dan semua warga Maluku mewaspadai anggota dan simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS). Seluruh warga juga diminta tidak terprovokasi menjelang peringatan hari ulang tahun ke-55 RMS pada 25 April mendatang. Seruan gerakan moral ini disampaikan usai salat Jumat (18/3) di Masjid Raya Al-Fatah, Ambon.

Komite ini juga menyatakan persoalan penyelesaian RMS sepenuhnya diserahkan kepada aparat keamanan. Mereka juga menolak penarikan personel TNI dan Polri dalam hal ini anggota Brigade Mobil yang saat ini bertugas di Maluku. Alasannya, demi keamanan.

Terkait dengan rencana peringatan HUT itu, polisi telah menyita beberapa dokumen dan bendera RMS dari sejumlah warga. Beberapa hari silam, polisi juga menangkap empat anggota RMS, termasuk istri pimpinan eksekutif Front Kedaulatan Maluku (FKM) Alex Manuputty, Holy Manuputty [baca: Empat Anggota RMS Ditangkap Polisi].(ORS/Sahlan Heluth dan Juhry Samanery)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6