Sukses

Ketua DPRD NTB Dicopot

Liputan6.com, Mataram: Ketua DPRD Nusatenggara Barat Sunardi Ayub diberhentikan dari jabatannya. Keputusan ini diambil dalam Sidang Paripurna Dewan NTB menyusul status tersangka terhadap Sunardi dalam kasus korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah NTB senilai Rp 24 miliar. Sebagai pengganti, sidang mengangkat Suhaili dari Fraksi Partai Golongan Karya yang mengungguli tiga calon Ketua DPRD NTB dengan perolehan 31 suara.

Sidang Paripurna yang digelar di Mataram, belum lama berselang, itu berlangsung panas. Suara-suara lantang kerap mewarnai sidang yang digelar sebagai bentuk mosi tak percaya kepada kepemimpinan Sunardi yang telah menjadi tersangka koruptor dana APBD. Kader Partai Golongan Karya yang baru empat bulan menjabat sebagai Ketua Dewan DPRD NTB itu juga dinilai gagal memimpin Dewan karena sepanjang kepemimpinannya, Dewan tak berhasil mengesahkan APBD [baca: Kejati NTB Didesak Memeriksa Harun Al Rasyid].

Selain diberhentikan dari jabatan Ketua DPRD, Sunardi terancam diberhentikan dari anggota DPRD. Saat ini, Fraksi Partai Golkar berniat meninjau ulang keanggotaannya menyusul sangkaan koruptor yang ditimpakan kepada Sunardi [baca: Belasan Anggota DPRD NTB Ditetapkan sebagai Tersangka].

Bersamaan dengan jalannya sidang, berbagai elemen mahasiswa di Mataram berunjuk rasa. Mereka menyatakan menolak pimpinan DPRD yang terlibat korupsi. Aksi ini sempat membuat lalu lintas macet.(YAN/Adhar Hakim)
    Loading