Ratusan Warga Ternate Menduduki Bandara Babullah

Ratusan warga dari tujuh kelurahan di Ternate menuntut pemerintah setempat segera membayar ongkos sewa lahan yang dipakai landasan pacu. Akibat pendudukan, pihak Bandara Babullah rugi Rp 300 juta.

Diterbitkan 18 Januari 2005, 08:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ternate: Ratusan warga dari tujuh kelurahan di Kecamatan Ternate Utara menduduki Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, baru-baru ini. Mereka mendesak pemerintah setempat melunasi biaya sewa lahan yang kini dibangun landasan pacu. Akibat pendudukan itu, pihak bandara merugi hingga Rp 300 juta.

Menurut warga, pihak bandara sudah 35 tahun menunggak ongkos sewa lahan yang dipakai untuk landasan pacu. Mereka mengaku berasal dari Kelurahan Akehuda, Tafure, Tabam, Tarau, Sango, Tubo, dan Dufa-Dufa. Di antara para demonstran tampak para lurah dan tokoh agama setempat. Warga juga mengancam akan menetap di bandara jika tuntutan mereka tak digubris.

Akibat pendudukan itu pihak bandara terpaksa meliburkan aktivitas penerbangan. Bandara kembali beroperasi setelah perwakilan demonstran difasilitasi ke Jakarta untuk menemui pihak Departemen Perhubungan sebagai wakil pemerintah.(YAN/Sawaludin Damopoli)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6