Antrean Minyak Tanah Murah di Bandar Lampung

Warga antre panjang di Pangkalan Soponyono di Jalan Yos Sudarso, Bandar Lampung. Dibandingkan lima pangkalan lain, minyak tanah di sini dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi Rp 900 per liter.

Diterbitkan 10 November 2004, 13:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Bandar Lampung: Antrean warga tampak di pangkalan minyak tanah Soponyono di kawasan Jalan Yos Sudarso, Bandar Lampung, baru-baru ini. Warga berjejeran menunggu giliran bukan karena minyak tanah langka di ibu kota Provinsi Lampung ini. Tapi, karena harga di pangkalan minyak yang berjarak sekitar dua kilometer dari Depo Pertamina ini lebih murah dari tempat lain.

Pasokan minyak tanah dari Pertamina di pangkalan itu lebih banyak dibanding sejumlah pangkalan lain. Perjalanan ke kawasan ini juga cukup lancar. Para pembeli rata-rata antre sekitar dua jam untuk mendapatkan minyak tanah. Pihak pengelola tidak membatasi pembelian, namun memberlakukan sistem kupon agar pembeli lebih tertib.

Dalam sepekan, Pangkalan Soponyono mendapat pasokan rutin tiga kali dari agen Pertamina sebanyak 5.000 liter setiap pengiriman. Pengelola pangkalan menjualnya sesuai harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp 900 per liter. Biasanya dua hari minyak tanah habis terjual.

Sedangkan lima pangkalan lain, rata-rata hanya mendapat pasokan 10.000 liter dalam dua pekan. Minyak tanah dijual seharga Rp 1.100 per liter atau naik 200 perak dari HET. Nikson, salah seorang pemilik pangkalan di kawasan Teluk Ambon, Panjang, berharap Pertamina dapat menambah jumlah pasokan minimal mengirim dua kali seminggu. Sebaliknya, Pertamina mengatakan, pasokan telah disesuaikan dengan jatah masing-masing pangkalan.(TNA/Bisri Merduani dan Asep Saepulloh)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6