Komitmen Wali Kota Palembang Ratu Dewa Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik di 100 Hari Pertama Kepemimpinan

Wali Kota Palembang Ratu Dewa memastikan komitmennya untuk percepatan pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik dalam momentum 100 hari pertama masa kepemimpinannya.

Diperbarui 09 Mei 2025, 19:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Palembang Ratu Dewa memastikan komitmennya untuk percepatan pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik dalam momentum 100 hari pertama masa kepemimpinannya.

Sebagai langkah konkret, ia membuat program strategis yang menyasar persoalan-persoalan mendasar masyarakat di antaranya penanganan banjir, kemiskinan, sampah, hingga tata kelola kota.

Ratu Dewa juga menekankan pentingnya sinergi dengan pihak eksternal, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dunia usaha, serta pemerintah provinsi dan pusat.

"Salah satunya, kolaborasi dengan PLN juga menjadi sorotan, terutama melalui event PLN Mobile Color Run 2025 yang akan digelar pada 25 Mei 2025 di kawasan ikonik Benteng Kuto Besak," ujar Wali Kota Palembang Ratu Dewa, melalui keterangan tertulis, Kamis (8/5/2025).

Dia menjelaskan, PLN Mobile Color Run sebagai bentuk nyata kolaborasi pemerintah dengan BUMN dalam mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus menghidupkan ruang publik.

"Kawasan Benteng Kuto Besak telah ditata ulang dengan sistem keamanan terpadu, CCTV, hingga kehadiran polisi wisata untuk menjaga kenyamanan pengunjung," kata Ratu Dewa.

"Event ini bukan hanya olahraga, tapi bagian dari mempromosikan wajah baru Palembang di tingkat nasional dan internasional," sambung dia.

Sebagai bagian dari promosi kesehatan, Ratu Dewa juga merencanakan peluncuran Gerakan Anti-Mager (Malas Gerak) yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan dan kelurahan di Palembang. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih aktif bergerak melalui senam bersama, jalan sehat, dan kegiatan fisik lainnya.

 

Program Prioritas dan Langkah Strategis

Ratu Dewa pun mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan kemajuan Palembang.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu kerja sama semua pihak: masyarakat, dunia usaha, BUMN, media, semua," ucap dia.

Berbagai langkah konkret telah diambil guna mewujudkan visi 'Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera' yang dicanangkan bersama Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam dalam masa kepemimpinan keduanya.

"Sentuhan awal kami adalah kepada masyarakat kecil. Prioritas utama saat ini adalah penanganan kemiskinan, kemacetan, banjir, dan persampahan," terang Ratu Dewa.

Dalam kurun 100 hari pertama, Ratu Dewa secara langsung memantau kondisi lapangan, bahkan kerap turun tanpa pengawalan. Ia menyebut, program penanggulangan banjir telah dijalankan dengan memperbaiki saluran drainase dan mengatasi genangan air di berbagai titik rawan.

"Dalam waktu dekat, Kota Palembang akan menerima pengelolaan Taman Wisata Puntikayu dari pemerintah pusat serta mendorong pemanfaatan 3.600 hektare lahan pertanian dalam program ketahanan pangan daerah," papar Ratu Dewa.

Di sektor sosial, lanjut dia, Pemerintah Kota Palembang juga meluncurkan program renovasi rumah tidak layak huni, serta sistem layanan kesehatan berbasis digital yang bersifat jemput bola.

"Kami pastikan tidak ada lagi warga yang tidak terlayani hanya karena lambatnya respons dari aparatur," terang Ratu Dewa.

Dia menambahkan, Pemerintah kota juga telah memberikan subsidi bunga 0 persen untuk pelaku UMKM mikro, sebagai bagian dari program penanggulangan kemiskinan yang saat ini telah menurunkan angka kemiskinan menjadi 9,77 persen dari sebelumnya 10,22 persen.

 

Gerakan 'Gercep' dan Reformasi Birokrasi

Ratu Dewa menyebut, Salah satu pendekatan yang digaungkan Ratu Dewa adalah 'Palembang Peduli Gercep' sebuah gerakan percepatan pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir Aparatur Sipil Negara (ASN) agar keluar dari zona nyaman dan mampu berinovasi.

"Saya tidak ingin ketika masyarakat mengadu, responsnya lambat. Gerak cepat itu harus dibudayakan," kata dia.

Dia menjelasksn, langkah-langkah konsolidasi internal pun terus dilakukan, termasuk dalam urusan penataan kota, penerangan jalan umum (PJU), dan revitalisasi 225 taman kota.

"Saat ini, dari total 57 ribu titik PJU di Palembang, lebih dari 3 ribu mengalami kerusakan yang tengah dalam proses perbaikan," beber Ratu Dewa.

"PLN Mobile Color Run 2025 menargetkan diikuti 2.000 pelari dengan hanya menyediakan satu kategori, yaitu 5 km. Adapun harga tiket dapat dibeli melalui tiga periode, yaitu early bird pada 25 April - 1 Mei seharga Rp135 ribu, pre sale pada 2-8 Mei seharga Rp150 ribu, dan normal senilai Rp175 ribu pada 9-15 Mei. Bagi pelari yang mencapai garis finish terdepan akan mendapatkan hadiah juara 1 senilai Rp1,5 juta; juara 2 senilai Rp1 juta; dan juara 3 senilai Rp500 ribu," sambung dia.

Ratu Dewa menyebut, seluruh peserta PLN Mobile Color Run 2025 mendapatkan kesempatan membawa pulang hadiah grandprize motor listrik, doorprize berupa sepeda listrik, kompor induksi, oven, dan LED TV. Selain itu berbagai kegiatan dapat diikuti peserta, mulai dari zumba, photo wall dan photo 360.

PLN Mobile Color Run 2025 lebih dari sekadar event lomba lari. Sejumlah kegiatan Social Activation diselenggarakan untuk menggaet peserta dan kunjungan wisatawan, yaitu bazar day, donor darah, bersih-bersih Benteng Kuto Besak, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6