Hujan dan Angin Kencang Buat 90 Rumah di Bogor Rusak

Sebanyak 90 rumah warga di Desa Tamansari, Rumpin, Bogor, mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang.

Diterbitkan 25 Mei 2026, 07:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Angin kencang merusak 90 rumah di Desa Tamansari, Bogor, Minggu.
  • Kerusakan meliputi atap dan tembok; 2 keluarga mengungsi, tanpa korban jiwa.
  • BPBD berikan bantuan terpal dan imbau warga waspada cuaca ekstrem.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan, sebanyak  90 rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

"Curah hujan tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan genting," kata dia seperti dilansir dari Antara, Senin (25/5/2026).

Adam menuturkan, rumah terdampak berada di Kampung Parakanomas RT 01, 02, dan 03 RW 01, Desa Tamansari. Dari total 90 rumah yang terdampak, tujuh rumah mengalami rusak sedang dan 83 lainnya rusak ringan.

Ia menjelaskan, kerusakan sedang pada rumah warga meliputi tembok yang ambruk hingga atap rumah yang terbawa angin. Sementara itu, kerusakan ringan didominasi bagian atap dan genting rumah yang beterbangan akibat terpaan angin kencang.

Selain kerusakan rumah, dua keluarga dengan total 10 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di sekitar lokasi karena kondisi rumah mereka mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap.

 

Tak Ada Korban Jiwa

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sebagian warga juga mulai memperbaiki rumah mereka secara mandiri.

BPBD Kabupaten Bogor menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan asesmen, koordinasi dengan aparatur setempat, serta memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Petugas juga telah mendistribusikan bantuan terpal kepada warga terdampak untuk penanganan sementara,” kata Adam.

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan maupun pohon tumbang.

Saat ini kondisi di lokasi kejadian dilaporkan mulai kondusif dan sebagian rumah warga telah diperbaiki sementara agar tetap dapat dihuni.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6