Riki, Penyiram Air Keras Mahasiswi Binus Mantan Pacar Masih Buron

L disiram air keras oleh Riki di sebuah kos-kosan di Jalan U No 7B, RT 9 RW 15, Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis 3 Oktober 2013.

Diterbitkan 07 Oktober 2013, 11:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pelaku penyiraman air keras, Riki Halim Levin, masih buron setelah menyerang mantan pacarnya.
  • Korban, L (19), mahasiswi Binus, menderita luka bakar parah akibat siraman di kosnya.
  • Polisi terus memburu Riki dan menyelidiki motif di balik tindakan keji tersebut.

Polisi masih memburu Riki Halim Levin (23). Pria yang menyiramkan air keras kepada mantan pacarnya yang juga mahasiswi Universitas Bina Nusantara, L (19) itu masih buron. "Tersangka sudah dilakukan pengejaran ke beberapa alamat tempat tinggalnya namun belum berhasil ditangkap," kata Kapolsek Palmerah Kompol Slamet, melalui pesan singkatnya kepada Liputan6.com, Senin (7/10/2013).L disiram air keras oleh Riki di sebuah rumah kos di Jalan U No 7B, RT 9 RW 15, Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis 3 Oktober 2013. Sebelum penyiraman terjadi, L dan Riki sempat terlibat keributan. Akibat terkena siraman air keras tersebut, korban mengalami luka bakar yang cukup parah di beberapa bagian tubuhnya. Hingga kini, polisi masih mengejar pelaku yang merupakan warga Pademangan, Jakarta Utara, ini."Kami masih mencari tahu motif pelaku melakukan tindakan tersebut," kata Slamet. Sebelum ini juga terjadi penyiraman air keras di lokasi umum, yakni di bus PPD. Jumat 4 Oktober 2013 pagi, seorang pelajar STM 1 Boedi Utomo menyiramkan air keras ke dalam bus PPD 213 jurusan Kampung Melayu-Grogol. Akibatnya, 16 orang mengalami luka bakar, termasuk sopir dan kondektur. Bahkan 2 di antaranya terancam mengalami kebutaan. (Ism/Yus)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6