Penumpang KA Cireks Keluhkan Tiket Mahal, AC Tidak Dingin

AC nggak dingin dan nggak ada kondektur yang kelihatan. Jadi kami penumpang kepanasan. Jangan hanya mahalin tarif saja tapi pelayanan tidak.

Diterbitkan 13 Agustus 2013, 18:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Para penumpang kereta api Cirebon Ekspres (Cireks) mengeluhkan layanan PT Kereta Api Indonesia tidak layak dengan harga tiket yang diberlakukan. Selain tarif yang mahal, kereta api juga tidak dingin. Seperti halnya yang dialami penumpang Yeni Maria Ulfa yang menumpang kereta api jurusan Cirebon-Jakarta, Selasa (13/8/2013).

Kepada Liputan6.com, Selasa (13/8/2013), Yeni menuturkan dirinya naik Cireks tambahan di Gerbong IV sekitar pukul 12.30-16.30. Namun, kereta yang ditumpanginya dengan tiket Rp 160 ribu itu tidak dingin sehingga para penumpang yang berada di dalamnya kepanasan karena cuaca terik siang hari. Ia ingin mengadukan permasalahan itu namun tidak kondektur tidak nampak.

"AC nggak dingin dan nggak ada kondektur yang kelihatan. Jadi kami penumpang kepanasan. Jangan hanya mahalin tarif saja tapi pelayanan tidak," kata Yeni.

Padahal, Yeni menambahkan bila pada hari biasa harga tiket kereta Cireks sebelumnya (Maret 2013 lalu) hanya sebesar Rp 90.000, dan harga tiket kereta Argo Jati hanya Rp 120.000. Kini rata-rata tiket Cireks dijual Rp 160 ribu dan eksekutif Rp 180 ribu.

Masalah serupa yakni AC yang juga dialami Yeni saat naik kereta Cireks Minggu 11 Agustus 2013 dengan tujuan Jakarta menuju Cirebon. Namun, selama perjalanan AC tidak dingin dan air pun mati.

Kereta Makan

Pantauan Liputan6.com, 7 Agustus 2013 kereta makan Cireks yang tidak dijual PT KAI ternyata diduduki penumpang. Sejumlah ruas bangku kereta nampak dipenuhi penumpang tujuan Jakarta-Cirebon yang berangkat sekitar pukul 18.40 WIB.

Saat dikonfirmasi dari PT KAI karena yang pihak yang terkait sedang tidak berada di tempat. (Adi)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6