PSI Sebut Politik Tanpa Mahar Jadi Daya Tarik Kader Partai Lain

PSI Papua mengklaim sejumlah kader partai lain, termasuk NasDem, mulai bergabung karena tertarik konsep politik tanpa mahar.

Diterbitkan 06 Mei 2026, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kader partai lain, termasuk NasDem, bergabung ke PSI Papua.
  • PSI menarik karena menerapkan sistem politik tanpa mahar.
  • Semangat tanpa mahar PSI terbukti di Pemilu 2024 dan Pilkada.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPW PSI Papua, Joan Henri, mengungkapkan sejumlah kader partai politik di Papua memilih bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI), termasuk kader dari Partai NasDem.

Pernyataan itu disampaikan Joan saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan pelantikan pengurus DPW serta DPD PSI se-Papua, Rabu (6/5/2026).

“Ada banyak kader partai lain di Kabupaten Sarmi, termasuk dari Partai Nasdem, yang masuk PSI. Bukan Nasdem saja yang masuk, ada partai lain juga,” ujar Joan Henri.

Menurut dia, salah satu alasan kader partai lain berpindah ke PSI karena partai tersebut menerapkan sistem tanpa mahar politik.

“Mereka melihat dari 2024 kemarin bahwa PSI betul-betul, tanpa mahar itu dilakukan PSI sehingga mereka tahu, ketika masuk partai ini, tidak akan disusahkan,” katanya.

 

Semangat Politik Tanpa Mahar

Joan menilai semangat politik tanpa mahar yang diusung PSI menjadi daya tarik tersendiri bagi para kader di Papua.

“Mereka pindah ke PSI juga karena melihat PSI punya semangat yang luar biasa, terbukti dari Pemilu 2024 dan pilkada dengan slogan PSI tanpa mahar dan itu betul-betul dilakukan PSI,” lanjutnya.

Acara Rakorwil dan pelantikan pengurus PSI se-Papua turut dihadiri Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal PSI untuk memperkuat struktur organisasi dan memperluas basis dukungan di wilayah Papua.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6