Imbas Kecelakaan Kereta, DPR akan Panggil KAI Bahas Peningkatan Keselamatan Penumpang

DPR akan terus mengawal penanganan kecelakaan KRL di Bekasi Timur agar berjalan secara transparan dan akuntabel.

Diterbitkan 29 April 2026, 14:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • DPR Komisi VI akan mengawal penanganan kecelakaan KRL Bekasi Timur secara transparan.
  • PT KAI diminta evaluasi menyeluruh sistem operasional dan manajemen keselamatan.
  • Keselamatan transportasi publik harus menjadi prioritas utama dan komitmen nyata.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Adisatrya Suryo Sulisto, menyampaikan pihaknya akan terus mengawal penanganan kecelakaan KRL di Bekasi Timur agar berjalan secara transparan dan akuntabel.

Dalam masa sidang mendatang, Komisi VI berencana memanggil PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk meminta penjelasan lengkap serta langkah-langkah perbaikan yang konkret.

"Kami akan memastikan agar kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api tetap terjaga dan semakin kuat," kata Adisatrya di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Adisatrya menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh yang dilakukan PT KAI. Perusahaan BUMN tersebut diminta untuk mengevaluasi sistem operasional, manajemen keselamatan, serta standar prosedur yang selama ini diterapkan.

"Apapun faktor penyebab pasti dari kejadian tersebut harus menjadi dasar perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," tegasnya.

Selain itu, aspek perlindungan konsumen juga menjadi sorotan. Penumpang sebagai pengguna jasa berhak mendapatkan jaminan keamanan dan keselamatan yang maksimal.

Tingkatkan Standar Layanan dan Keselamatan

Komisi VI mendorong PT KAI untuk meningkatkan standar layanan dan keselamatan, memperkuat sistem mitigasi risiko, serta meningkatkan kesiapan penanganan darurat di seluruh jaringan perkeretaapian nasional.

"Kami akan terus mendorong agar keselamatan bukan hanya menjadi slogan, melainkan menjadi budaya dan komitmen nyata dalam setiap operasional kereta api di Indonesia," pungkasnya.

Politisi PDIP ini mengucapkan ucapan duka mendalam atas peristiwa kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang terdampak.

"Peristiwa ini menjadi catatan serius dan sekaligus peringatan keras bahwa keselamatan operasional transportasi publik harus menjadi prioritas utama," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6